Solo, gugat.id – ISI Solo menggelar Hari Wayang Dunia (HWD) X dengan tema “Wayang Inovasi: Reka Cipta Wayang untuk Kejayaan Negeri” dari Tanggal 1 hingga 3 November 2024. Acara ini menjadi refleksi dinamika kehidupan yang progresif seiring dengan transformasi zaman.
Dalam pernyataannya, Ketua Umum HWD X, Dr. Sunardi, menekankan pentingnya peran seniman dalang dalam ekosistem seni pertunjukan.
“Dalang kini bukan hanya pelaku seni, tetapi juga kreator dan inovator yang mampu menggerakkan jagat pewayangan melalui media hybrid, baik secara langsung maupun daring,” ungkapnya.

Pergelaran wayang saat ini semakin beragam, dengan lahirnya lakon-lakon baru yang relevan dengan isu aktual masyarakat.Di era teknologi, wayang bertransformasi menjadi lebih hidup dan interaktif. Berbagai bentuk inovasi seperti Wayang Virtual, Animasi Wayang, hingga Game Wayang membuktikan bahwa seni ini tetap relevan dan adaptif.
Dr. Bagong Pujiono, Ketua Jurusan Pedalangan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Solo, menjelaskan rangkaian acara HWD X yang meliputi ruwatan massal, pameran wayang, lomba mewarnai, dan seminar wayang.

Acara ini juga bertujuan untuk mengakui wayang sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO dan mendukung pelestarian serta pengembangan seni wayang sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Baca juga: https://www.gugat.id/petani-gunungkidul-hadapi-ancaman-ganda-serangan-monyet-dan-hama-ulat-grayak/
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan ruang bagi seniman dan generasi muda untuk mengapresiasi dan menciptakan inovasi dalam seni pewayangan,” tutup Dr. Sunardi.
HWD X menjadi momentum penting untuk menjembatani tradisi dan inovasi, membawa wayang Indonesia menuju kejayaan di tengah kemajuan zaman.
(Redaksi)
(Penulis: Sunardi)