Brebes, Gugat.id – Geliat ekonomi terasa kian hidup di Kabupaten Brebes. Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal membawa kabar gembira bagi masyarakat dengan menyiapkan dana segar senilai Rp1,285 miliar khusus untuk melayani penukaran uang rupiah. Program ini berlangsung dua hari, Selasa-Rabu (16–17/9/2025), di tiga titik strategis : Pasar Induk Brebes, Pasar Jatibarang, dan Kantor Kecamatan Salem.
Mobil kas keliling milik BI menjadi pusat perhatian masyarakat sejak pagi. Ratusan warga berbondong-bondong datang, sebagian besar membawa pecahan lama untuk ditukar dengan uang baru. Tak hanya praktis, kesempatan ini terasa istimewa karena biasanya masyarakat harus lebih dulu mendaftar lewat laman resmi BI. Namun kali ini, warga cukup datang dan langsung menukar uangnya.

“Untuk kegiatan kali ini kita siapkan uang tunai sebanyak Rp1,285 miliar. Dua hari ini kita hadir di Pasar Induk, Pasar Jatibarang, dan Rabu besok di Kantor Kecamatan Salem,” ungkap Ahmad Afandy, perwakilan BI Tegal.
Yang membuat program ini semakin berkesan, BI Tegal untuk pertama kalinya hadir di Kecamatan Salem. Kawasan ini dikenal sebagai daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) sehingga layanan kas keliling BI disambut penuh rasa syukur. “Ini kali pertama di Salem. Kita berharap masyarakat antusias menukarkan uangnya. Ada kelonggaran juga, jadi warga tidak perlu daftar online,” lanjut Afandy.
Salah satu warga, Sugiman (60), tak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah berhasil menukar uang Rp3 juta. Ia mengaku menyiapkan uang tersebut untuk bekal cucu-cucunya. “Luar biasa, biasanya harus daftar dulu, sekarang bisa langsung tukar. Uangnya buat kasih cucu uang saku,” ucap Sugiman.
Program BI Tegal ini bukan sekadar urusan menukar uang lama dengan yang baru. Lebih jauh, kehadiran kas keliling membawa pesan kuat: memastikan uang layak edar selalu tersedia hingga ke pelosok desa. Kehangatan interaksi antara petugas BI dan warga di pasar tradisional juga menegaskan bahwa layanan keuangan harus mendekat ke masyarakat, bukan sebaliknya.
Pewarta : R. Latief