SURAKARTA, Gugat.id – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak kreator muda yang berjiwa entrepreneur dengan mengirimkan delegasi terbaiknya ke ajang bergengsi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII Tahun 2026. Acara berskala nasional ini akan berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, mulai 27 September hingga 1 Oktober 2026.(25 September 2026)
Keikutsertaan ISI Surakarta tahun ini mengusung misi besar untuk membuktikan bahwa seni dan budaya tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang luar biasa melalui inovasi produk kreatif.
Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn., memberikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi kepada delegasi yang berangkat.
“Keikutsertaan mahasiswa kita di KMI Expo XVII adalah bukti nyata bahwa ISI Surakarta terus bergerak maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Seni bukan lagi sekadar ekspresi visual atau panggung pertunjukan, melainkan kekuatan penggerak ekonomi kreatif. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya piawai berkarya, tetapi juga mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja baru berbasis kekayaan budaya bangsa. Selamat berjuang kepada seluruh delegasi, bawalah nama baik kampus dengan karya-karya inovatif kalian.”

Pada pergelaran kali ini, ISI Surakarta meloloskan dua tim mahasiswa unggulan:
• Tim Warna Utopia Mural: Digawangi oleh mahasiswa Program Studi Seni Murni (Ahmad Faizal Yumaqi, Purnomo Setiawan, Moh Ali Imron, dan Rizal Ananda Yuliadmoko) di bawah bimbingan dosen Yulianto, S.Sn., M.Sn.
• Tim Vastra Lavanya: Beranggotakan mahasiswa Program Studi Tari (Zhialista Mutiaraadha, Putri Nilasari, dan Fera Indah Permata) dengan dosen pembimbing Maharani Luthvinda Dewi, S.Sn., M.Sn.
Selain kedua tim, delegasi ini diperkuat oleh Nandhang Wisnu Pamenang, S.Sn., M.Sn. sebagai pendamping, serta Whilda Kamila Sari, S.Si. dan Khoirina Fitria Dewi sebagai official kegiatan. (Prahumas)
Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) ISI Surakarta, Agung Dwi Susilo, S.T., M.M., menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mengawal potensi mahasiswa ini.
“KMI Expo XVII adalah panggung pembuktian bagi mahasiswa kami bahwa kreativitas, inovasi seni, dan kewirausahaan bisa berjalan beriringan serta memiliki nilai jual yang tinggi di pasar modern. Kami di UPA PKK berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya agar mahasiswa siap menghadapi dunia kerja nyata, membangun jejaring nasional, dan mempromosikan produk kreatif mereka “
KMI Expo sendiri merupakan platform nasional tahunan yang mempertemukan mahasiswa wirausaha dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk saling berbagi ide, berkolaborasi, dan memperluas jejaring pasar. Melalui ajang ini, ISI Surakarta berharap dapat terus memperkuat ekosistem kewirausahaan kampus berbasis seni dan budaya.
(Red)