UKDW Hadiri General Assembly ke-25 ACUCA |

UKDW Hadiri General Assembly ke-25 ACUCA

By

Yogyakarta, gugat.id – Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta sebagai salah satu anggota Association of Christian Universities and Colleges in Asia (ACUCA) hadir dalam acara 2023 Management Conference and 25th General Assembly ACUCA pada tanggal 18-20 Oktober 2023 di Hannam University, Daejeon, Korea Selatan.

Dalam acara tersebut, UKDW diwakili oleh Dr. –Ing., Wiyatiningsih, S.T., M.T. selaku Rektor dan Pdt. Wahju S. Wibowo, Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Promosi, dan Jejaring.

General Assembly berlangsung setiap dua tahun untuk memilih presiden ACUCA yang baru. Adapun tema yang diambil tahun ini adalah “Innovation and Spirituality:Trajectories for Christian Higher Education in Asia”. ACUCA terdiri dari 64 universitas dari 8 negara di Asia yaitu Hongkong, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, dan Thailand.

Pdt. Wahju S. Wibowo, Ph.D. menjelaskan acara general assembly didahului dengan beberapa diskusi dan pendalaman tentang dasar teologis bagi universitas Kristen untuk mengembangan inovasi dan spiritualitas. Materi ini dibawakan oleh Bishop Emerito Nacpil dari Filipina.

“Intinya ada dasar kuat bagi universitas Kristen untuk kreatif dan fleksibel di tengah perkembangan sains dan teknologi sebagai bagian dari spiritualitasnya,” terangnya.

Selanjutnya diskusi dilanjutkan untuk membahas bagaimana universitas Kristen mengembangkan inovasi dan mikro-kredensial.

“Di tengah perkembangan sains dan teknologi dan tuntutan kemitraan maka pola mikro-kredensial memberi wadah pengembangan wawasan keilmuan dan relasi bagi mahasiswa. Setiap universitas anggota ACUCA dapat menawarkan kuliah, khususnya kuliah pendek bersertifikat bagi mahasiswa. Ini akan membantu mahasiswa mengembangkan diri dan relasi internasionalnya,” jelas Pdt. Wahju. 

Diskusi berlanjut untuk membahas bagaimana universitas Kristen membuat quality assurance yang mendasarkan diri pada nilai-nilai kekristenan. Salah satu aspek yang diusulkan adalah aspek ekologi sebagai bagian dari nilai kekristenan yang harus menjadi bagian quality assurance, selain berbagai proses yang berdasarkan nilai-nilai kekristenan.

“ACUCA sendiri mempunyai program student mobility program, faculty mobility program, serta micro-credential degree bagi mahasiswa dan student camp,” tuturnya.

Baca juga: https://www.gugat.id/kegiatan-pengembaraan-kebangsaan-deklarasi-kebangsaan-menyongsong-pemilu-2024/

Pada kurun waktu 2021-2023, Presiden ACUCA adalah Prof. Dr. Kwang-Sup Lee, Rektor Hannam University. Setelah menerima laporan kepengurusan periode 2021-2023, maka peserta general assembly memilih presiden yang baru yaitu Prof. Dr. Tomoko Ueki, Rektor Universitas Doshisha, Kyoto, Jepang. Sementara wakil executive committee dari Indonesia adalah Rektor Undhira, Denpasar Bali. Dengan demikian dua tahun yang akan datang, General Assembly ke-26 ACUCA akan diadakan di Kyoto, Jepang.

(Redaksi)

(Humas UKDW)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!