Sleman, gugat.id – Tirakat Kebangsaan “Umbul Kidung Puja Mantra ” dalam memperingati hari lahir negara Republik Indonesia yang ke 79 pada tgl 17 Agustus 2024 dalam semangat Pancasila Bhineka Tunggal Ika Dan Jiwa Raga Untuk NKRI, pada tengah malam akan berlangsung di candi Kedulan, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
Ini diluar kebiasaan, apalagi dengan sejarah candi Kedulan yang berlokasi di Kalasan merupakan sebuah candi yang sejarahnya belum diketahui dengan jelas, hanya perkiraan bahwa candi tersebut dibangun pada masa pemerintahan Mataram kuno ketika Raja Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala bertahta.
Kegiatan ini, yang pertama di Indonesia, karena bermacam aliran pelaku spiritual akan menyatukan energi, rasa dalam bentuk mantra untuk mengharap Indonesia yang lebih baik.
Hal ini menyangkut penghormatan kepada leluhur, serta menghargai warisan yang telah diciptakan, dimana Candi Kedulan diyakini sebagai tempat suci. Atas dasar inilah acara Tirakat Kebangsaan diselenggarakan sebagai bentuk keprihatinan dan harapan positif untuk bangsa dan negara.
Prosesi ritual dirancang tanpa meninggalkan nilai-nilai adat tradisi, seni budaya. Dimulai dengan mendengarkan Genderan di pendopo Satuan Team Anti Kriminalitas Yogyakarta (S.T.A.K) , kemudian dilanjutkan dengan berjalan mbisu menuju candi Kedulan, dilanjutkan dengan Suluk Salam Jagat, kemudian bersama-sama mengitari candi, dilanjutkan dengan prosesi Tirta Suci pada panji Gula Kelapa. Selanjutnya disambung dengan Suluk Paripurna, potong tumpeng dan ramah tamah.
Acara ini dihadiri antara lain dari Keluarga Besar S.T.A.K, Paseduluran Anggara Kasih, DPP FKKPAI, jajaran Pamong Wilayah, Pelaku Adat Tradisi, dan juga masyarakat umum.
Memayu Hayuning Bawana
Memayu Hayuning Nuswantara
Memayu Hayunging Cipta, Rasa lan Karsa
(redaksi)