Mobil Terbakar, Pemilik Luka-luka dan Kerugian Capai Rp50 Juta |

Mobil Terbakar, Pemilik Luka-luka dan Kerugian Capai Rp50 Juta

By

Gunungkidul, gugat.id – Suara ledakan keras membangunkan warga Padukuhan Gedangan, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Minggu (5/1/2025) dini hari. Sebuah mobil Daihatsu Taruna dengan nomor polisi AB 1680 IY terbakar hebat, menyebabkan pemiliknya, Sukiyoto (54), mengalami luka-luka dan kerugian materi hingga Rp50 juta.

Kronologi Kejadian

Sekitar pukul 04.30 WIB, Sumiyem (48), seorang warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian, mendengar suara ledakan yang cukup keras.

“Saya kaget sekali, suara ledakannya seperti bom,” ungkap Sumiyem saat ditemui di lokasi. Ia pun segera memanggil tetangganya, Riska Ika Fardani (21), untuk mengecek sumber suara.

Keduanya keluar rumah dan melihat api besar sudah melahap mobil yang terparkir di depan rumah Sukiyoto.

“Api sudah besar sekali, saya langsung panik dan teriak-teriak minta bantuan warga,” kata Riska sambil mengingat kembali kejadian tersebut.

Para warga, bersama anggota Polsek Gedangsari dan tim pemadam kebakaran, bergerak cepat memadamkan api secara gotong-royong. Setelah 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Penyebab dan Kerugian

Menurut pihak kepolisian, kebakaran diduga akibat kelalaian Sukiyoto saat memindahkan bahan bakar jenis Pertalite dari tangki mobil ke jeriken. Percikan api yang tidak terkontrol memicu kebakaran hebat.

Akibat kejadian tersebut, Sukiyoto mengalami luka bakar sedang di bagian tangan dan kaki. Ia segera dilarikan ke RS Tegalyoso Klaten untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya tidak menyangka kejadian ini bisa terjadi. Waktu itu saya cuma mau memindahkan bahan bakar, tiba-tiba saja ada percikan api,” ujar Sukiyoto saat ditemui di rumah sakit.

Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp50 juta, termasuk mobil yang hangus terbakar.

Baca juga: https://www.gugat.id/laka-laut-di-pantai-congot-satu-nelayan-tewas-satu-hilang/

Imbauan kepada Warga

Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto, mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam menangani bahan bakar.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan peralatan yang aman dan mematuhi prosedur keselamatan saat menangani bahan berbahaya, terutama bahan bakar,” tegasnya.

Kini, lokasi kejadian telah kembali kondusif, namun puing-puing sisa kebakaran masih menjadi saksi bisu peristiwa tersebut. Masyarakat diharapkan menjadikan insiden ini sebagai pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!