Dikeroyok dan Diancam Akan Dihabisi, Gara-gara Kaos Bola Voli |

Dikeroyok dan Diancam Akan Dihabisi, Gara-gara Kaos Bola Voli

By

Wonogiri, gugat.id – Lantaran tersinggung soal seragam tim voli, sekelompok orang menganiaya pemuda Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (02/9/2023).

Para pelaku tersebut tak terima jika seragam tim voli mereka diunggah untuk dijadikan konten oleh korban. Hingga pemuda berinisial AD (29) warga Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri,Jawa Tengah itupun babak belur setelah menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda di depan rumah Kepala Desa Gunungsari.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo,membenarkan kasus tersebut sudah dilaporkan korban ke Polres Wonogiri sejak Rabu 30 Agustus 2023.

“Kasusnya sudah kami tangani, dan penyidik sementara mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, lantaran korban, mengunggah video berisi tanggapan kostum seragam kompetisi bola voli antar desa di Kecamatan Jatisrono.” ujar Anom.

Korban memposting video seminggu lalu, isi video tersebut berisi tanggapan mengenai kostum seragam voli yang bermotif pakaian sekolah dasar.
Selanjutnya pada Jumat 25 Agustus 2023 malam korban dijemput paksa oleh dua orang warga Desa lain.

“Kemudian korban bersama istri dan anaknya yang masih berumur dua bulan pergi menggunakan mobil menuju rumah Kades Gunungsari”, tambah Anom.

Namun setelah turun dari mobil sekitar pukul 22.12 WIB, korban langsung disambut tujuh orang yang tidak dikenal dan langsung menghajar korban secara bersamaan. Korban disuruh untuk mengklarifikasi terkait unggahan postingan video pelapor di Tik-Tok tersebut. Korbanpun disuruh membuat video permintaan maaf untuk warga Gunung Sari, secara sepihak.

Tak hanya itu, korban juga diminta membuat status di WhatsApp dan juga mengunggah di TikTok dengan kata-kata yang dibuat terduga pelaku secara sepihak tanpa ada penjelasan dari korban.

Baca juga: https://www.gugat.id/mahasiswa-fisipol-uwm-bisa-lulus-kurang-empat-tahun/

“Korban juga diancam kalau menghapus video permohonan maaf yang telah di-upload maka tokonya akan dibakar dan AD akan dihabisi,” tambah Anom.

Pukul 23.20 WIB, korban pulang ke rumah dikawal kepala Desa Gunungsari dan kepala desa Gondangsari bersama anak dan istri korban. Akibat dari kejadian pengeroyokan tersebut pelapor mengalami luka lebam di sebelah mata kiri.

(Red/PP)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!