GUNUNGKIDUL, gugat.id – Semangat kolaborasi dan inovasi mewarnai perayaan puncak HUT ke-35 SMA Negeri 1 Rongkop yang berlangsung meriah pada Kamis (8/5). Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, hadir langsung dalam acara yang juga dirangkaikan dengan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), sebagai wujud penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah tersebut.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi SMA Negeri 1 Rongkop untuk merefleksikan perjalanan selama lebih dari tiga dekade dan memperkuat eksistensinya di tengah masyarakat. Ketua panitia, Sutrisno, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini sekaligus menandai Lustrum ke-7 sekolah yang berdiri sejak 1990 itu.
“Dua tujuan utama acara ini adalah untuk mengevaluasi peran sekolah selama 35 tahun serta sebagai sarana promosi kepada publik agar lebih mengenal SMA Negeri 1 Rongkop,” ungkapnya.
Dengan mengusung tema “Bersatu dalam Kreasi, Bersama Meraih Prestasi,” kegiatan tersebut diramaikan oleh berbagai penampilan dan pameran karya siswa yang merupakan hasil dari pembelajaran P5, khususnya kelas XI dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan.” Siswa diajak menciptakan karya seni dan barang fungsional dari bahan tak terpakai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Kepala SMA Negeri 1 Rongkop, Sri Sulasmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah, sekaligus menyampaikan harapan terhadap kerja sama ke depan.
“Kami berharap ke depannya dapat menjalin kerja sama lebih erat dengan pemerintah daerah demi mencetak generasi yang sehat, kuat, berkarakter, dan berbudaya,” ujarnya.
Wakil Bupati Joko Parwoto dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan Gelar Karya P5 yang dinilainya sangat relevan untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter.
Baca juga: https://www.gugat.id/opm-sebut-tni-salah-sasaran-roket-udara-tewaskan-pelajar-smp-di-puncak/
“Melalui kegiatan ini, para siswa diberi ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi diri, menganalisis persoalan, dan mengasah kreativitas serta kemampuan berpikir kritis. Ini sejalan dengan tujuan utama Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” kata Joko.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal angka dan prestasi, tetapi juga tentang membentuk manusia yang beretika, bermoral, dan siap menghadapi tantangan zaman. Dirinya berharap SMA Negeri 1 Rongkop terus menjadi garda depan dalam mencetak generasi unggul Gunungkidul.
“Selamat ulang tahun ke-35 untuk SMA Negeri 1 Rongkop. Teruslah berkarya, mengabdi, dan belajar demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
(Redaksi)