Perangi Narkoba, Kesbangpol Gelar Sosialisasi P4GN di SMK Muhammadiyah Karangmojo |

Perangi Narkoba, Kesbangpol Gelar Sosialisasi P4GN di SMK Muhammadiyah Karangmojo

By

GUNUNGKIDUL, gugat.id – Ratusan siswa SMK Muhammadiyah Karangmojo mengikuti kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunungkidul, Rabu (11/6/2025). Acara yang dilangsungkan di halaman sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menekan potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Narkotika dianggap sebagai bahaya laten yang bisa merusak generasi bangsa jika tidak dicegah sejak dini. Melalui pendekatan edukatif dan integratif, Kesbangpol berupaya menanamkan kesadaran kolektif di kalangan pelajar tentang pentingnya menjauhi narkoba.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih hadir langsung memberikan arahan kepada para siswa. “Penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja merupakan ancaman serius yang merusak masa depan generasi muda dan mengguncang sendi-sendi kehidupan bangsa. Ini adalah persoalan nyata yang menuntut perhatian dan komitmen kita semua tanpa terkecuali,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak siswa untuk aktif dalam organisasi, memiliki semangat belajar, serta berani bermimpi besar sebagai modal menjadi pemimpin masa depan. “Ini penting untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan adik-adik dan keberanian agar kalian tidak terinjak-injak karena kalau kita cuma takut dan ikut-ikut hanya akan menjadi pecundang,” tegasnya.

Baca juga: https://www.gugat.id/polemik-seleksi-pamong-kalurahan-sidorejo-gunungkidul-kredibilitas-tim-penguji-dipertanyakan/

Sebagai alumni SMK Muhammadiyah Karangmojo, Bupati Endah menekankan bahwa dirinya memiliki harapan besar kepada siswa-siswi agar tidak terseret dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. “Untuk itu, kepada anak-anak kami para pelajar, kami titipkan beberapa pesan penting, yaitu bangun kesadaran diri, pilih teman yang positif, buka diri pada orang tua dan guru, gunakan media sosial dengan bijak, tetapkan tujuan hidup, dan berani menolak narkoba,” pungkasnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Selain menyimak arahan dengan seksama, para siswa juga aktif terlibat dalam sesi tanya jawab dengan Bupati, menunjukkan bahwa pemahaman akan bahaya narkoba memang perlu terus disampaikan melalui pendekatan yang dekat dan menyentuh kehidupan mereka sehari-hari.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!