Kasus Penikaman Misterius Gegerkan Malaka: Polisi Buru Pelaku, Korban Kritis di Rumah Sakit |

Kasus Penikaman Misterius Gegerkan Malaka: Polisi Buru Pelaku, Korban Kritis di Rumah Sakit

By

Malaka, gugat.id – Sebuah insiden penikaman misterius menggemparkan warga Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Wilfridus Mesakh (19), seorang warga Dusun Wemean, Kecamatan Malaka Barat, melaporkan kasus dugaan penganiayaan berat yang menimpa rekannya ke Polres Malaka pada Kamis (20/11/2025). Laporan ini terdaftar dengan Nomor: STTLP/B/236/XI/2025/SPKT/POLRES MALAKA/POLDA NTT.

Menurut laporan yang diterima pihak kepolisian, insiden tragis ini terjadi pada Kamis dini hari, sekitar pukul 04.00 WITA, di Desa Halibasar, Kecamatan Wewiku. Korban, yang belum diketahui identitasnya, sedang menghadiri acara Sambut Baru di Dusun Wekfau bersama pelapor.

Suasana pesta yang meriah berubah menjadi mencekam ketika seorang pelaku tak dikenal tiba-tiba muncul dari arah belakang dan langsung menikam korban sebanyak dua kali. Serangan brutal ini mengenai bagian punggung dan perut korban, menyebabkan luka serius yang mengancam nyawanya.

Saat itu kami sedang menonton orang berdansa, suasana memang ramai. Tiba-tiba saja pelaku datang dan langsung menikam teman saya,” ujar Wilfridus Mesakh, pelapor sekaligus saksi mata kejadian.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban segera dilarikan ke RSUPP Betun untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga saat ini, kondisi korban masih kritis dan terus dipantau oleh tim medis.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, melalui Kasat Reskrim Polres Malaka, Iptu Dominggus Natalino Sanjoyo Lesu Duran, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan berat ini.

Kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas serta motif pelaku. Mohon waktu, kami akan bekerja keras untuk segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini,” tegas Iptu Dominggus Natalino Sanjoyo Lesu Duran saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Kasus penikaman misterius ini telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Malaka. Warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kami sangat khawatir dengan kejadian ini. Semoga polisi bisa cepat menangkap pelakunya agar kami bisa merasa aman,” ujar salah seorang warga Desa Halibasar yang enggan disebutkan namanya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Jika ada informasi yang dapat membantu penyelidikan, masyarakat diminta untuk segera menghubungi pihak kepolisian terdekat.

(Red/Dejan)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!