Tegal, Gugat.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (4/3/2026), menghadirkan kejadian dramatis di Jalan Ir. H. Juanda. Tiga pohon besar tiba-tiba tumbang di beberapa titik dan menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas dari dua arah langsung terhenti dan ratusan kendaraan terjebak antrean panjang.
Situasi tersebut sempat membuat pengendara panik. Batang dan ranting pohon yang melintang di tengah jalan membuat mobil maupun sepeda motor tidak bisa melintas sama sekali. Dalam kondisi cuaca yang masih diguyur hujan, para pengendara hanya bisa menunggu proses penanganan dilakukan.
Laporan masyarakat yang masuk melalui Call Centre 110 langsung ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas di lapangan. Dipimpin Pamapta 3 IPDA Taufik Kusuma Wardana, petugas segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah maupun potensi kecelakaan.
Di tengah hujan yang masih turun, proses evakuasi pun dilakukan. Petugas bersama tim dari BPBD Kabupaten Tegal menggunakan mesin chainsaw untuk memotong batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan. Sementara anggota lainnya berjibaku menyingkirkan dahan dan dedaunan yang berserakan agar jalan bisa segera dilalui kendaraan.

Suasana di lokasi terlihat penuh kesigapan. Kendaraan patroli dengan lampu rotator menyala dipasang sebagai penanda bagi pengendara yang melintas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pembersihan berjalan aman sekaligus melindungi pengguna jalan selama penanganan berlangsung.
Berkat kerja sama yang solid antara petugas, BPBD Kabupaten Tegal, dan PMI Kabupaten Tegal, material pohon tumbang akhirnya berhasil disingkirkan dalam waktu sekitar 30 menit. Setelah proses pembersihan selesai, arus lalu lintas yang sempat lumpuh total perlahan kembali normal dan kendaraan dapat melintas seperti biasa.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengapresiasi kesigapan personel di lapangan dalam menangani situasi darurat tersebut. Menurutnya, respons cepat sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk selalu responsif terhadap setiap laporan masyarakat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, terlebih saat cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada ketika berkendara saat hujan lebat disertai angin kencang. Warga diminta segera melaporkan jika menemukan kondisi darurat di jalan melalui layanan 110, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan risiko bahaya bisa segera diminimalkan.
Pewarta: R.Latief