Tegal, Gugat.id – Kegiatan launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Lumingser, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Sabtu (16/5/2026) berlangsung penuh kehangatan. Selain menandai dimulainya operasional gerai KDKMP, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian bantuan beras kepada warga dan anak-anak pondok pesantren.
Komandan Kodim 0712/Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono mengatakan, bantuan beras yang dibagikan merupakan bagian dari agenda rutin berbagi kepada masyarakat dan para santri di wilayah Kabupaten Tegal. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 kantong beras disalurkan kepada warga sekitar dan anak-anak pondok pesantren.
“Ini sebenarnya bukan hanya momen launching saja. Kami memang rutin berbagi dengan warga dan adik-adik santri di pondok pesantren. Kebetulan hari ini bersamaan dengan kegiatan launching KDKMP,” ujar Dandim kepada wartawan.
Suasana haru dan bahagia tampak dari para penerima bantuan. Salah seorang santri, Alfan Maulana, mengaku senang mendapat bantuan beras tersebut. Bantuan itu dinilai sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari di pondok pesantren.

Menurut Dandim, meski jumlah bantuan yang diberikan tidak terlalu banyak, kegiatan berbagi akan terus dilakukan secara intens. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Tidak banyak, tadi hanya 50 saja. Tetapi kegiatan berbagi ini akan terus kami lakukan. Berbagi itu sangat indah dan tidak akan membuat kita rugi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Dandim juga menjelaskan bahwa launching KDKMP dilakukan serentak secara nasional dan terpusat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Untuk wilayah Kabupaten Tegal sendiri saat ini terdapat 241 gerai KDKMP, sedangkan di Kota Tegal terdapat sembilan titik gerai. Namun, baru 14 titik yang siap beroperasi secara bertahap.
Ia berharap keberadaan KDKMP nantinya mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa, termasuk menampung hasil produksi warga dan pelaku UMKM agar memiliki pasar yang lebih luas hingga berpotensi menembus pasar nasional maupun ekspor.
Pewarta : R. Latief