SURAKARTA, Gugat.id – Prestasi membanggakan di kancah internasional kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Muhammad Fadli Rabbani, mahasiswa DKV semester III, sukses meloloskan karyanya dalam ajang bergengsi Theatrical Posters – Armenia International Biennale 2026 pada 8 September 2026. Karya Fadli terpilih sebagai salah satu dari 203 poster terbaik setelah menyisihkan total 1.708 karya dari 75 negara di seluruh dunia.9 September 2026
Poster karya Fadli yang berjudul “Out of Order” dipamerkan dalam eksibisi yang diselenggarakan oleh Act Cultural di Yerevan, Armenia, mulai 10 September 2026. Pencapaian ini menjadi catatan luar biasa bagi desainer muda yang masih berada di awal masa perkuliahannya.
Desain “Out of Order” awalnya dirancang Fadli pada tahun 2024 untuk kebutuhan acara club night dengan klien internasional yang berbasis di Hamburg, Jerman. Secara visual, poster ini mengusung pendekatan gaya brutalism dan duotone bertekanan kontras tinggi. Kombinasi ini menampilkan karakter visual yang mentah, eksperimental, tegas, serta mampu menangkap energi khas dari subkultur musik underground.
Menanggapi pencapaian ini, Koordinator Program Studi DKV ISI Surakarta, M. Harun Rosyid Ridlo, M.Sn., menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus kebanggaannya atas dedikasi mahasiswanya di panggung global.
“Kami di program studi sangat bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Muhammad Fadli Rabbani. Kompetisi internasional ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas karya mahasiswa DKV ISI Surakarta mampu bersaing secara global. Kami terus berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendorong mahasiswa agar tidak hanya aktif di dalam ruang kelas, tetapi juga berani menguji gagasan visual mereka di ruang publik dan kompetisi internasional seperti ini,” ujar M. Harun Rosyid Ridlo.

Rasa syukur dan bangga juga diungkapkan oleh Muhammad Fadli Rabbani. Ia berharap pencapaian bermakna ini bisa memotivasi dirinya untuk terus konsisten melakukan eksplorasi batas visual dengan membawa identitas lokal maupun komersial ke tingkat global. Ia juga mengajak rekan-rekan mahasiswa dan desainer grafis tanah air lainnya untuk lebih berani menampilkan karya di ajang internasional demi memperluas jejaring.
Dukungan serupa mengalir dari dosen pembimbing Fadli, Basnendar Herry Prilosadoso, yang berharap prestasi ini dapat memicu iklim kompetitif positif bagi mahasiswa ISI Surakarta lainnya untuk menguji kemampuan kreatif di luar kampus. Melalui momentum ini, FSRD ISI Surakarta menegaskan kembali visi institusi untuk terus mendukung mahasiswa dalam memperluas pengalaman dan membawa karya desain Indonesia ke panggung apresiasi dunia.
( Redaksi/ Sumber: Prahumas)