MALAKA, NTT, Gugat.id — Puluhan siswa-siswi SD Kabukalaran, Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (10/9/2026) siang.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, siswa yang mengalami keluhan tersebut berasal dari berbagai tingkat kelas, mulai dari kelas I hingga kelas VI.
Sejumlah siswa dilaporkan mengalami mual, muntah, serta keluhan pada bagian perut setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG.
Kondisi tersebut membuat sejumlah orang tua segera membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Pantauan media ini di RSUPP Betun, Kamis siang, sebanyak tiga siswa dilaporkan telah dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, puluhan siswa lainnya masih menjalani perawatan di Puskesmas Weliman.
Salah seorang orang tua siswa mengungkapkan, anaknya mengalami mual hingga muntah setelah menyantap makanan yang diterimanya. Karena kondisi tersebut, anak kemudian dibawa ke Puskesmas Weliman untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.
Hingga berita ini diterbitkan, penanganan terhadap para siswa masih dilakukan oleh tenaga kesehatan, baik di Puskesmas Weliman maupun RSUPP Betun.

Belum dapat dipastikan penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami para siswa. Dugaan adanya keterkaitan dengan makanan dalam program MBG masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan medis, pemeriksaan terhadap makanan, serta penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi para siswa serta menelusuri makanan yang dikonsumsi guna memastikan penyebab kejadian tersebut.
Media masih memantau perkembangan kondisi para siswa dan menunggu keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.
(D’jan)