Madiun, gugat.id – Pemerintah Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Madiun, Jawa Timur, menggelar kegiatan bersinambung. Gelaran berupa upacara bersih desa yang berlanjut acara kenegaraan, peringatan kemerdekaan Ke-80 RI. Kegiatan berlangsung di dua lokasi, desa setempat dan kecamatan yang dimulai tanggal 8 hingga 30 Agustus 2025.
Kegiatan terangkai itu meliputi selamatan, langen beksan, pentas reog serta berbagai kegiatan pendukung lain, yang berlangsung di makam para leluhur desa di punden-punden setempat, Jumat Pahing (08/08/2025). Hingga upacara bendera, berbagai perlombaan, sampai pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang digelar di lapangan Kecamatan Jiwan, Sabtu (30/08/2025).

Acara bersih desa dalam bentuk upacara adat, budaya, dan keagamaan itu berlangsung meriah dan khusyu di tiga titik dusun setempat. Masing-masing Dusun Pojok Jakas, Dusun Bakalan, dan Dusun Melikan.
Acara itu sebagai pembuktian rasa syukur warga desa atas berbagai anugerah Allah Swt, baik lahiriah maupun batiniah. Sekaligus permohonan perlindungan dan keselamatan seluruh warga dalam menempuh kehidupan mendatang.
Seluruh kegiatan di tiga lokasi tersebut – yang berlangsung sejak pagi hingga sore – dihadiri seluruh warga desa setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemuka agama, tokoh pemuda, dan unsur perangkat desa.
“Setiap tahun tidak mungkin tidak, pemerintahan Desa Wayut selalu mengadakan acara bersih desa. Kami menyadari, kegiatan ini sebagai pernyataan syukur kepada Allah Swt. Yang mana, masyarakat kami, tak terkecuali, selalu mendapat rahmat berupa kesehatan jasmani dan rohani serta murah sandang pangan,” kata Subroto, Kepala Desa Wayut, kepada koresponden di ruangannya, Senin (01/09/2025).
Dia menyambung, “Tentu juga, seluruh masyarakat kami senantiasa mendoakan arwah leluhur yang kami yakini sebagai pendiri desa ini, mendapat ampunan dari sang Kholiq serta mendapat tempat yang layak”.
Mulai usia kanak-kanak hingga lansia mengunjungi titik-titik kegiatan. Tak terkecuali laki-laki dan perempuan, menikmati berbagai atraksi. Dan tentu, atraksi reogan dan langen beksan menjadi incaran para pengunjung sebagai yang paling menghibur.
Sementara peringatan hari kemerdekaan Indonesia di dilangsungkan di lapangan Kecamatan Jiwan. Berbagai perlombaan seperti bola voli, sepak bola, sampai perlombaan bersifat hiburan dihadirkan untuk menghibur masyarakat.
Kegiatan itu berlangsung berkat kerjasama 14 desa se-Kecamatan Jiwan. Meski serius, namun tidak terdapat engkel-engkelan lantaran kegiatan itu bersifat turut andil memeriahkan kemerdekaan bangsa dan negara.
Sebagai kegiatan penutup, panitia menampilkan wayang kulit semalam suntuk, menampilkan dalang Ki Joko Klenteng. Di sesi ini pengunjung yang memadati pertunjukan bukan saja dari warga setempat, melainkan berasal dari daerah lain.
“Kami memohon. Mudah-mudahan dihari-hari mendatang senantiasa kami dibimbing dan dilindungi Sang Kholiq. Agar masa depan para generasi penerus dapat meniti ke yang cemerlang,” mohon Subroto.
(fin)