Wonogiri, gugat.id – Lasinah (55) seorang janda tua yang tinggal di rumah tak layak huni tepatnya di RT 03/Rw 06 Jetis, Wuryorejo, Wonogiri, Rabu (28/6/2023).
Dalam bangunan rumah limasan yang sudah reot berukuran kurang lebih 6×7 meter dan tak memiliki kamar mandi itu dirinya mengaku setiap malam tidak bisa tidur nyenyak, terutama bila hujan turun karena rumah yang dia huni sering bocor. Ketika hujan turun dirinya harus mempersiapkan ember untuk menampung air yang masuk ke dalam rumahnya.
Lasinah dikarunia satu orang anak yang sudah menikah tetapi tidak tinggal bersama dengan dirinya. Untuk bertahan hidup Lasinah buruh tani serabutan, atau saat tetangga sakit ia dimintai tolong untuk pijat dan kerik dengan upah sukarela.
Dari hasil itulah ia gunakan untuk bertahan hidup, Ia mengaku pendapatan dari upah buruh serabutan hanya cukup untuk membeli beras. Latisah juga mengatakan jika belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak terkait, dia berharap nasib baik segera berpihak pada dirinya.
“Dereng pernah angsal bantuan nopo- nopo saking pemerintah (belum dapat bantuan apa- apa dari pemerintah)” Kata Lasinah.
Baca juga: https://www.gugat.id/5-tim-pkm-dan-6-tim-p2mw-ukdw-raih-hibah-2023/
Hal itupun dibenarkan oleh Sulimin (60) tetangga sebelah rumahnya, bahwa Lasinah hidup dalam kehidupan yang sangat memprihatinkan dengan rumah tidak layak huni.
“Benar, dia kehidupannya sangat memprihatinkan apalagi rumahnya tidak layak huni”, tutur Sulimin.
Harapan tetangga dan warga sekitarnya agar Lasinah segera mendapatkan bantuan dari dermawan atau dari pemerintah terkait, agar bisa menempati rumah yang layak untuk dihuni.
(Red/PP)