SURAKARTA, Gugat.id – Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Gita Nurhandayani, sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Gita berhasil menyabet Juara 2 bidang Fotografi dalam ajang Kompetisi Nasional Seni Rupa (KOMNASRUPA #2) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang.13 Oktober 2026
Kompetisi bergengsi yang berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 ini mengusung tema besar “Lokal Culture Wawasan Global: Menghidupkan Kembali Warisan Budaya Indonesia melalui Seni Kontemporer”. Prestasi membanggakan Gita diraih melalui karya fotografi mendalam berjudul “Manisnya Hasil Bumi dan Kebersamaan”. Karya tersebut memikat dewan juri dengan menampilkan komposisi seorang pria dewasa bersama sekelompok anak-anak yang saling berinteraksi dengan hasil bumi di dalam keranjang, membingkai suasana keakraban di tengah dinamika sosial zaman sekarang.
Menanggapi capaian luar biasa ini, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FSRD ISI Surakarta, Dr. Nur Rahmat Ardi Candra Dwi Atmaja, M.Sn., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kreativitas yang ditunjukkan oleh Gita Nurhandayani.

“Kami selaku pimpinan fakultas merasa sangat bangga atas prestasi nasional yang diraih oleh Gita Nurhandayani dalam ajang KOMNASRUPA #2 2026 ini. Karya fotografinya tidak hanya unggul secara teknis dan estetika visual, tetapi juga mampu menangkap esensi humanis serta kepekaan sosial yang mendalam terhadap budaya lokal kita. Ini membuktikan bahwa mahasiswa FSRD ISI Surakarta mampu bersaing di level tertinggi dan mengemas warisan budaya dengan pendekatan seni kontemporer yang relevan. Kami berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus konsisten berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi yang mengharumkan nama almamater di berbagai kompetisi ke depan.”
Keberhasilan Gita menjadi bukti nyata dari komitmen ISI Surakarta dalam mendukung iklim kreatif mahasiswa. Pendidikan seni di FSRD ISI Surakarta terus didorong untuk melahirkan kreator muda yang tidak hanya andal menciptakan karya visual estetis, tetapi juga memiliki kepekaan tinggi terhadap manusia, lingkungan, dan persoalan sosial budaya.
(Red)