Surakarta, gugat.id (4/9/2025) – Unit Pelaksana Akademik (UPA) Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyelenggarakan Seminar Nasional dan Call for Papers bertema “Peningkatan Aksesibilitas Informasi Perpustakaan Melalui Optimalisasi SLiMS”. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor ISI Surakarta, Prof. Dr. I Nyoman Sukerna, S.Kar., M.Hum.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa Senayan Library Management System (SLiMS) telah banyak dimanfaatkan di dalam maupun luar negeri sebagai sistem otomasi perpustakaan.

“SLiMS membantu meningkatkan kualitas layanan, memudahkan kerja sama, dan berfungsi dalam berbagai aspek mulai dari pengatalogan, sirkulasi, manajemen keanggotaan, inventarisasi koleksi, hingga statistik dan pelaporan” paparnya.
Seminar menghadirkan dua narasumber, yaitu Hendro Wicaksono, SS., M.Hum. (Code Developer SLiMS dan Pakar TIK Perpustakaan, Kemdikdasmen Jakarta) dan Erwan Setyo Budi, S.Hum. (Pustakawan Poltekkes Kemenkes Semarang).
Hendro memaparkan perjalanan lahirnya SLiMS sejak pertama kali dirilis pada Festival Literasi Indonesia 2007 hingga kini berkembang menjadi versi SLiMS 9 Bulian. Ia menekankan bahwa SLiMS memberi kebebasan perpustakaan dari ketergantungan pada vendor maupun biaya lisensi, serta membuka peluang integrasi dengan ekosistem perpustakaan nasional.
Sementara itu, Erwan menyoroti pemanfaatan SLiMS untuk meningkatkan aksesibilitas informasi di era digital. Menurutnya, fitur utama seperti OPAC, manajemen anggota, sirkulasi, statistik, dan repositori digital mampu menghadirkan layanan perpustakaan yang cepat, transparan, serta dapat diakses 24 jam.
Acara ditutup oleh Kepala UPA Perpustakaan ISI Surakarta, M. Ali Nurhasan Islamy, S.Sos., M.A., yang menyampaikan rencana migrasi sistem informasi perpustakaan ISI Surakarta dari Digilib menuju SLiMS, demi mendukung pengembangan layanan dan akses informasi yang lebih optimal.
(Redaksi)