Sinergi MES DIY dan OJK DIY Tingkatkan Edukasi Keuangan Syariah dan Waspada Pinjol Ilegal |

Sinergi MES DIY dan OJK DIY Tingkatkan Edukasi Keuangan Syariah dan Waspada Pinjol Ilegal

By

Yogyakarta, gugat.id — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pertemuan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY pada Jumat, 15 November 2024, di Kantor OJK DIY. Silaturahmi dan audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi keuangan syariah serta memerangi permasalahan pinjaman online (pinjol) ilegal yang semakin meresahkan masyarakat.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua MES DIY, Priyonggo Suseno, serta sejumlah anggota dari berbagai departemen MES DIY, antara lain Taufik Ridwan, Bambang Pramana Hadi, Wahyu Tusi Wardani, dan Narotama Yuarli Adi Saputro. Dari pihak OJK DIY, hadir Kepala OJK DIY, Eko Yunianto, bersama dengan sejumlah pejabat penting, seperti Sorta Elfrida Hutagalung, Dinavia Tri Riandari, Gilang Erlangga Rangkuti, dan Rizki Maulana.

Priyonggo Suseno mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara MES DIY dan OJK DIY, terutama dalam bidang edukasi keuangan syariah. Ia menekankan bahwa salah satu fokus MES DIY adalah pengembangan wakaf melalui perbankan syariah, dengan program arisan wakaf berjangka sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi umat.

“Kami berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih erat untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di Yogyakarta,” ujarnya.

Eko Yunianto, Kepala OJK DIY, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan OJK DIY untuk berkolaborasi lebih lanjut.

“OJK DIY sangat mendukung langkah MES DIY dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keuangan syariah yang aman dan terpercaya. Kami juga terus berkomitmen untuk memperkuat edukasi mengenai risiko pinjol ilegal yang dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Taufik Ridwan menekankan pentingnya pendekatan kreatif dalam edukasi keuangan syariah, terutama di kalangan generasi muda.

Baca juga: https://www.gugat.id/g2rt-dan-mes-diy-bersinergi-memberdayakan-masyarakat/

“Kami ingin menggandeng anak-anak muda di kampus dan desa-desa melalui industri kreatif sebagai sarana edukasi yang efektif. Ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam menanggulangi pinjol ilegal,” jelasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pelaksanaan program edukasi yang lebih luas, yang tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keuangan syariah, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap masalah pinjol ilegal. Dengan sinergi antara MES DIY dan OJK DIY, diharapkan akan tercipta program-program inovatif yang mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!