Tegal, Gugat.id – Suasana berbeda terlihat di Kota Tegal pada Jumat (12/9/2025). Sejumlah elemen masyarakat bersama aparat kepolisian dan pemerintah turun langsung ke jalan untuk membersihkan coretan vandalisme yang merusak keindahan ruang publik.
Kegiatan ini diawali dengan Apel Bersama di halaman Mapolres Tegal Kota. Dari sana, aksi kerja bakti massal pun digelar dengan melibatkan Polres, Pemkot Tegal, organisasi masyarakat (ormas), hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Semua bergabung dengan satu tujuan : mengembalikan wajah kota agar lebih rapi dan bersih.

Wakapolres Tegal Kota, Kompol Yulius Herlinda, menyampaikan apresiasinya atas kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini. “Pengecatan ini untuk mengembalikan keindahan dan kebersihan Kota Tegal dari aksi vandalisme. Kami mengajak masyarakat turut serta menjaga fasilitas umum agar tetap rapi, bersih, dan bebas dari coretan liar,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Kesatuan Bangsa Badan Kesbangpol Kota Tegal, Taufik Nurhidayat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya soal mengecat tembok, tetapi juga simbol kebersamaan semua pihak dalam menjaga kota. “Hari ini kita membersihkan coretan vandalisme di sejumlah titik. Ini bukti nyata bahwa semua pihak, dari Polres, LSM, ormas, hingga OPD, punya komitmen menjaga ruang publik,” katanya.
Partisipasi masyarakat sipil juga sangat terasa. Salah satunya datang dari LSM Harimau Tegal. Mulyadi, perwakilan dari LSM tersebut, berharap kegiatan ini bisa berlanjut dan tidak berhenti hanya sekali. “Kota Tegal harus bersih dari coretan dan mural-mural vandalisme yang provokatif. Harapannya, Tegal bisa jadi kota yang aman, damai, dan nyaman bagi semua warganya,” tuturnya.
Aksi yang penuh semangat gotong royong ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bahwa menjaga kota bukan hanya tugas pemerintah atau aparat semata, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi, Tegal bisa terus tampil bersih, indah, dan menjadi kebanggaan warganya.
Pewarta : R. Latief