Yogyakarta, gugat.id – Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., menyapa masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, dalam program Jumat Curhat, Jumat (24/1/2025). Acara yang berlangsung di aula Kalurahan Kepuharjo ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda DIY, Kapolresta Sleman, dan Forkopimda Sleman.
Desa Kepuharjo, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dengan panorama indah Gunung Merapi, menjadi tempat Kapolda DIY mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat. Dalam sambutannya, Irjen Pol Suwondo menegaskan pentingnya keamanan sebagai faktor utama dalam menunjang kemajuan sektor pendidikan dan pariwisata di Yogyakarta.

“Keamanan adalah kunci untuk menarik lebih banyak wisatawan dan pelajar ke Yogyakarta. Syukurlah, tingkat kejahatan di DIY terus menurun selama dua tahun terakhir, berkat kerja sama yang baik antara masyarakat dan Polri,” ungkap Kapolda.
Dengarkan Aspirasi Warga
Dalam sesi diskusi, sejumlah warga menyampaikan permasalahan yang dihadapi sehari-hari. Seorang guru SD mengeluhkan tingginya aktivitas Jeep wisata yang sering saling salip di rute dekat sekolah, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan. Menanggapi hal ini, Kapolda memerintahkan Kasatlantas untuk mengingatkan para pengendara agar lebih berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan.

Kepala SMA Negeri 1 Cangkringan, Warsun, juga menyampaikan usulan agar Polri melakukan patroli di jam sekolah. “Banyak siswa yang bolos dan nongkrong di luar sekolah,” ujarnya. Kapolda menyarankan agar Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Satpol PP segera melakukan patroli dan membawa siswa yang ditemukan bolos kembali ke sekolah untuk ditindaklanjuti.
Masalah lain yang diangkat warga adalah seringnya kecelakaan di pertigaan dekat Morolejar. Menanggapi hal ini, Kapolda DIY meminta Kapolresta Sleman dan Kapolsek untuk segera mengkaji kondisi jalan tersebut dan mencari solusi untuk mencegah kecelakaan.
Yogyakarta Sebagai Pandu Peradaban
Di akhir acara, Irjen Pol Suwondo mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur masyarakat Yogyakarta sebagai pandu peradaban nusantara. Ia juga mengimbau warga agar tidak main hakim sendiri ketika menangkap pelaku kejahatan, tetapi segera menyerahkannya kepada pihak berwajib.
“Yogyakarta adalah contoh peradaban. Jika ada pencuri, jangan dipukul, bawa ke kantor polisi,” tegasnya.
Kegiatan Jumat Curhat ini menjadi momen penting bagi masyarakat Kepuharjo untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada jajaran kepolisian, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat demi mewujudkan Yogyakarta yang lebih aman dan sejahtera.
(Redaksi)