Gunungkidul, gugat.id – Situasi Kamtibmas di Kabupaten Gunungkidul selalu mengalami perubahan hingga harus diperhatikan oleh setiap unsur lapisan masyarakat. Hal tersebut dikatakan oleh Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri pada saat Rakor Bersama Lintas Sektoral, Kamis ( 28/03/23) di ruang Handayani Pemkab Gunungkidul.
Ia menjelaskan, untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas jelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024, pihaknya akan menggelar Operasi Ketupat Progo selama 13 hari. Adapun Operasi Ketupat Progo ini akan dimulai tanggal 4-16 April 2024.
“Nantinya akan didirikan 6 pos keamanan dan 1 pos pelayanan. Pos ini akan diisi oleh petugas dari berbagai lintas sektoral. Mereka akan berjaga selama 24 jam,” terang Kapolres
Edy berharap, setiap petugas yang berjaga di pos tidak hanya duduk dan tidak melakukan apa-apa. Tetapi, setiap petugas diharapkan melakukan pemantauan , patroli guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas.
Lebih lanjut Edy mengatakan, operasi Ketupat Progo 2024 akan melibatkan 675 personil yang terdiri dari Polri 486 personil, TNI 42 personil, Dishub 21 personil, Dinkes 21 personil, Pol PP 42 personil, PMK 6 personil, SAR 50 personil dan PLN 6 personil.
baca juga:Jumlah Pemudik di Gunungkidul Tahun 2024 Diprediksi Mengalami Peningkatan Tajam
Tak hanya itu, Edy menambahkan Polres Gunungkidul juga akan menyediakan dua unit mobil derek dan satgas ganjal ban yang ditempatkan ditanjakan Patuk,
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, akan mengatur kendaraan besar yang masuk Gunungkidul sejak H-7 lebaran. Pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap rambu jalan dan lampu penerangan jalan di ruas jalan Kabupaten.
“Untuk lampu penerangan jalan khususnya yang berada dijalan propinsi akan kita komunikasikan agar mendapat perhatian,” paparnya.
(red/hmw)