Yogyakarta, gugat.id – Saung Aspirasi Sarerea (Sarasa Pangandaran) dengan bangga mengumumkan keberhasilan penyelenggaraan Workshop Pembuatan Film Pendek dan Konten untuk Pemula yang berlangsung dari tanggal 16 Juli 2024 hingga 19 Juli 2024 di Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Pangandaran. Acara ini bertujuan untuk menstimulasi ide dan gagasan generasi muda agar berperan besar dalam menggali potensi daerah Pangandaran, khususnya desa Cibenda.
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber ternama, yaitu Bramanti F. Nasution, seorang praktisi pertunjukkan dari Asdrafi Yogyakarta, Tito Pangesthi Adji, seorang Art Director, dan Adi Wijaya, S.Sn, M.Sn, dosen Penciptaan Musik dari ISI Yogyakarta. Dengan bimbingan dari para ahli ini, para peserta workshop mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pembuatan film pendek dan konten kreatif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi media promosi tentang potensi daerah, khususnya Cibenda, yang dapat menjadi daya ungkit bagi perekonomian masyarakat tanpa melupakan nilai budaya dan kearifan lokal,” ujar Ibu Yeni Rahayu, ketua pelaksana workshop dan pegiat Sarasa Pangandaran bidang Seni dan Budaya.

Workshop ini juga didukung penuh oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran yang diwakili oleh Ibu Hj. Tini Nurmasari, S.Sos, M.M, serta bekerja sama dengan pihak Desa yang diwakili oleh Kepala Desa Cibenda, Bapak Dede Rusliana.
Baca juga: https://www.gugat.id/mayat-membusuk-dalam-rumah-kejutkan-warga-ponorogo/
Pada acara penutupan, seluruh karya peserta workshop ditampilkan sebagai bentuk apresiasi atas hasil kerja keras mereka selama mengikuti kegiatan ini. Masyarakat Pangandaran diundang untuk menyaksikan karya-karya para peserta dan turut menikmati gelar seni Ebeg, pertunjukan kuda lumping khas Pangandaran, yang menambah semarak acara penutupan.
Dengan adanya kegiatan ini, generasi muda diharapkan dapat menjadi insan dokumenter yang kompeten dan kapabel, mampu menggali dan mempromosikan potensi daerahnya. Saung Aspirasi Sarerea (Sarasa Pangandaran) berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kreativitas dan potensi generasi muda di bidang seni dan budaya.
(Refaksi/B’djo Ludiro)