Mencari Gas Elpiji, Seorang Wanita Tewas Terlindas Truk di Kebonagung |

Mencari Gas Elpiji, Seorang Wanita Tewas Terlindas Truk di Kebonagung

By

Demak, gugat.id – Seorang ibu rumah tangga bernama Trilestari, warga Dempet, Kabupaten Demak, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat mencari gas elpiji 3 kilogram. Motor yang dikendarainya terserempet truk di Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, pada Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut saksi mata, korban meninggal di lokasi kejadian akibat terlindas truk, sementara sepeda motornya tergeletak di jalan.

“Kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, ibu itu meninggal di tempat karena terlindas truk, sedangkan motornya tergeletak di jalan,” kata Chabib (50), warga setempat, Rabu (5/2/2025).

Peristiwa tragis ini diketahui oleh seorang pedagang asongan yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Namun, kronologi pasti kecelakaan belum dapat dipastikan karena jalan di sekitar lokasi cukup sepi.

“Saya ke sana sudah ramai banyak orang dan ada polisi,” ujar Hasan, warga lainnya.

Kapolsek Kebonagung, AKP Suwondo, membenarkan kecelakaan maut tersebut. Saat kejadian, korban diketahui sedang mengendarai sepeda motor sambil membawa dua tabung kosong elpiji 3 kilogram. Ia terserempet truk yang dikemudikan oleh Endras Moro Yulianto.

“Kasus ini sudah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Demak,” ujarnya.

Baca juga: https://www.gugat.id/oknum-anggota-dprd-gunungkidul-terseret-skandal-asusila-badan-kehormatan-beri-teguran-lisan/

Masih Diselidiki

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Pedagang asongan yang melihat kejadian menyebut bahwa korban sempat meminta tolong sebelum akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan pengamatan petugas di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terjepit di bawah truk dengan sebagian tubuhnya hancur. Sementara itu, sepeda motor korban beserta dua tabung gas elpiji ditemukan tergeletak di pinggir jalan sebelum dievakuasi oleh petugas.

Dugaan sementara, korban sedang berkeliling mencari gas elpiji yang langka. Jarak antara tempat tinggal korban di Dempet dengan lokasi kecelakaan cukup jauh, sehingga muncul dugaan bahwa ia sudah berkeliling cukup lama untuk mendapatkan gas.

“Kami masih mendalami kebenaran dugaan tersebut dan mencari saksi lain untuk memastikan apakah korban memang mengalami kesulitan mendapatkan elpiji,” tambah AKP Suwondo.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait ketersediaan elpiji 3 kilogram yang semakin sulit ditemukan di beberapa daerah.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!