YOGYAKARTA, gugat.id — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Daerah Istimewa Yogyakarta mengundang lebih dari 170 peserta arisan wakaf dan seluruh pengurusnya untuk menghadiri Syawalan yang digelar Ahad (27/4/2025) di Gedung Ibrahim, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Acara ini menjadi pertemuan perdana bagi para peserta arisan wakaf periode ini, sekaligus ajang mempererat silaturahim dan kepedulian terhadap pengembangan ekonomi syariah di DIY.
Tokoh nasional dan pakar hukum tata negara, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, dijadwalkan sebagai pembicara utama. Kehadirannya diharapkan memberikan pencerahan tentang pentingnya ekonomi syariah dalam bingkai kebangsaan dan pembangunan daerah. Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., juga akan memberi sambutan.
Baca juga: https://www.gugat.id/warga-krambilsawit-tolak-rentenir-bentangkan-spanduk-deklarasi-anti-intimidasi/
Ketua MES DIY, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., menegaskan komitmen organisasi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Yogyakarta. “Kami berharap kehadiran Prof. Mahfud MD dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam memajukan ekonomi syariah sebagai pilar pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” katanya.
Selain tausiyah utama, Syawalan ini akan diisi dengan sesi silaturahmi, ramah tamah, dan diskusi terfokus yang dirancang untuk menghasilkan ide-ide konstruktif demi kemajuan ekonomi syariah di DIY.
(Redaksi)