YOGYAKARTA, gugat.id – Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berkualitas melalui gelaran Wisuda Sarjana dan Pascasarjana yang digelar Sabtu, 2 Agustus 2025, di Auditorium Koinonia, Kampus UKDW. Sebanyak 376 mahasiswa berhasil menyelesaikan studi, terdiri atas 326 lulusan program Sarjana dan 50 lulusan Pascasarjana.
Dalam sambutannya, Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa momen wisuda adalah tonggak penting dalam perjalanan hidup mahasiswa. “Selamat kepada para wisudawan atas pencapaian luar biasa ini. Wisuda adalah titik penting dalam perjalanan hidup—penutup masa studi dan awal kontribusi bagi masyarakat. Kami percaya lulusan UKDW telah dibekali kompetensi akademik, karakter unggul, serta nilai-nilai Kedutawacanaan: Obedience to God, Walking in Integrity, Striving for Excellence, Service to the World, yang akan menjadi bekal moral dan spiritual dalam menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

UKDW tidak hanya meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)—menjadi satu dari hanya 107 perguruan tinggi yang mendapatkannya dari lebih dari 4.000 kampus di Indonesia—tetapi juga konsisten masuk dalam Top 100 Perguruan Tinggi versi Kemendikbudristek. Capaian tersebut didukung oleh performa indikator kinerja utama (IKU) yang terus meningkat.
Dalam laporan akademik, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset, Dr. Rosa Delima, S.Kom., M.Kom., menyebutkan bahwa mayoritas lulusan menunjukkan prestasi membanggakan. “Sebanyak 88,7% lulusan sarjana memperoleh IPK ≥ 3,00, dan 55,55% di antaranya meraih IPK ≥ 3,50. Untuk program pascasarjana, 84% lulusan mencatatkan IPK antara 3,50 hingga 4,00,” tuturnya.

Salah satu lulusan program Doktoral Teologi, Resa Dandirwalu, juga membagikan refleksinya selama menempuh pendidikan di UKDW. “Menjadi mahasiswa bukan sekadar menyelesaikan tugas dan lulus ujian. Ini adalah proses pembentukan jati diri. Di tingkat sarjana, mahasiswa membangun fondasi intelektual dan arah hidup. Di tingkat pascasarjana, perjuangan berfokus pada pendalaman keahlian dan kontribusi melalui penelitian serta inovasi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama masa studi. “Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Pimpinan dan seluruh pegawai UKDW, yang selalu membantu setiap mahasiswa terkait kebutuhan akademik dan administrasi. Setiap kerja keras dan peran Bapak/Ibu sangat berarti bagi keberlangsungan dan kenyamanan kampus ini,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan kapasitas institusi, UKDW saat ini tengah membangun Kampus 2 di Sedayu, Kabupaten Bantul, yang akan dilengkapi dengan Rumah Sakit Duta Wacana. Selain itu, kampus ini terus memperkuat kerja sama internasional, menjalankan program internasionalisasi, serta mengimplementasikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai bentuk pengakuan terhadap pengalaman profesional.
Dengan keberhasilan ini, UKDW kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga konsisten membentuk karakter dan memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat.
(Redaksi)