Wonogiri, Gugad.id — Nama Kalurahan Basuhan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri kini mulai diperhitungkan sebagai sentra peternakan ayam penggemukan. Salah satu pengusaha sukses di wilayah ini mampu mengelola kandang dengan kapasitas besar, yaitu 15.000 sampai 20.000 ekor ayam per kandang
Usaha ini sudah berjalan beberapa tahun dan menjadi penopang ekonomi warga sekitar. Dengan sistem manajemen kandang closed house dan pakan yang terjadwal, tingkat keberhasilan panen bisa mencapai 95%.
“Alhamdulillah, tiap periode panen bisa tembus 15-20 ribu ekor per kandang. Ini berkat kerja keras, disiplin pakan, dan perawatan yang ketat,” ujar Sutini Polo setempat, pemilik kandang di Basuhan, saat dijumpai di Eromoko Senin, (6/6/2026).
Selain meningkatkan pendapatan pribadi, usaha ini juga membuka lapangan kerja. Puluhan warga Basuhan dan sekitarnya direkrut sebagai karyawan kandang, mulai dari bagian pakan, kebersihan, hingga panen.
Kepala Kalurahan Basuhan mengapresiasi keberhasilan tersebut. “Kami bangga ada pengusaha lokal yang berani investasi besar. Ini juga menggerakkan UMKM pakan, sekam, dan transportasi di Eromoko,” katanya.
Dengan permintaan daging ayam yang terus tinggi, pengusaha ini berencana menambah jumlah kandang dalam 2 tahun ke depan. Tujuannya agar Basuhan bisa menjadi salah satu lumbung ayam penggemukan terbesar di Wonogiri Selatan.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa beternak ayam skala besar di pedesaan bukan hal mustahil, asal ada manajemen bagus dan kemitraan yang kuat.
(Smd/Red)