‎Api Belum Jinak, Kebakaran Gudang PT Anisa Jaya Utama Brebes Masuk Hari Kedua‎ |

‎Api Belum Jinak, Kebakaran Gudang PT Anisa Jaya Utama Brebes Masuk Hari Kedua‎

By

‎Brebes, Gugat.id – Kebakaran hebat yang melanda gudang PT Anisa Jaya Utama di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, belum sepenuhnya padam. Memasuki hari kedua, Minggu (9/8/2026), petugas gabungan masih berjibaku memadamkan sejumlah titik api yang bertahan di dalam area gudang.

‎Komandan Tim Unit Siaga SAR Brebes, Syaeful Anwar, mengatakan fokus penanganan pada hari kedua diarahkan ke sejumlah titik yang masih mengeluarkan api. Kondisi tersebut dipengaruhi banyaknya material yang menumpuk di dalam gudang, terutama material karet yang sulit dipadamkan.

‎”Area pemadaman pada hari kedua berfokus pada titik-titik api yang masih menyala. Berdasarkan informasi di lapangan, terdapat timbunan material karet yang cukup banyak sehingga menyebabkan api sulit untuk dipadamkan,” ujar Syaeful Anwar.

‎Kebakaran pertama kali diketahui pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 14.25 WIB. Saat itu, sejumlah karyawan tengah melakukan pembongkaran material pailon atau limbah sepatu dari satu unit truk Fuso yang baru tiba di lokasi.

‎Petugas keamanan kemudian melihat kobaran api di sudut gudang sebelah utara bagian barat. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain hingga membakar material yang tersimpan di dalam gudang.

Material pailon atau limbah sepatu yang mudah terbakar, ditambah hembusan angin yang cukup kencang, membuat kobaran api dengan cepat meluas.

‎Sekitar pukul 14.50 WIB, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Brebes tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Besarnya kobaran api membuat penanganan kemudian melibatkan sejumlah unsur lainnya, di antaranya Unit Siaga SAR Brebes, BPBD Kabupaten Brebes, PMI, serta instansi terkait.

‎Memasuki hari kedua, kondisi kebakaran telah jauh berkurang dibandingkan saat pertama kali terjadi. Sinergi dan koordinasi antarinstansi membantu petugas mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.

‎Namun, pekerjaan petugas belum selesai. Tumpukan material karet yang berada di dalam gudang menjadi salah satu tantangan utama karena material tersebut dapat menyimpan panas dan memicu munculnya kembali titik api.

‎Selain itu, perubahan arah angin yang cukup kencang turut menyulitkan proses pemadaman. Petugas pun harus terus melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar.

‎”Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah timbunan material karet yang sulit dipadamkan serta perubahan arah angin yang cukup kencang. Besar harapan kami semoga api dapat segera dipadamkan secepatnya,” kata Syaeful.

‎Hingga Minggu (9/8/2026), petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan titik-titik api yang tersisa.
‎‎Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebakaran benar-benar terkendali dan tidak kembali meluas ke area lain.

(Iqbal R)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!