MAGELANG, gugat.id – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta terus memperluas jejaring pendidikan dan kebudayaan melalui Program Studi Arsitektur dan Program Studi Desain Produk Industri. Pada 11–13 Agustus 2026, kedua program studi tersebut melaksanakan rangkaian kegiatan penjaringan calon mahasiswa sekaligus penjajakan kerja sama kebudayaan di Klaten dan Magelang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya ISI Surakarta memperkenalkan pendidikan tinggi di bidang seni dan desain kepada generasi muda, sekaligus membangun hubungan dengan berbagai institusi pendidikan dan kebudayaan.
Rangkaian penjaringan calon mahasiswa dilakukan melalui kunjungan tim Prodi Arsitektur dan Desain Produk Industri ke SMAN 1 Klaten dan SMKN 1 Magelang. Dalam kunjungan itu, para siswa diperkenalkan dengan profil program studi, bidang keilmuan, proses pembelajaran, pengembangan kompetensi, hingga prospek studi dan karier di bidang arsitektur serta desain produk industri.
Tidak hanya memberikan pemaparan, tim ISI Surakarta juga membuka ruang dialog dengan para siswa. Mereka dapat mengenal lebih jauh pendidikan seni dan desain yang mengedepankan kreativitas, praktik, teknologi, serta pengembangan portofolio sebagai bekal menentukan pilihan studi setelah menyelesaikan pendidikan menengah.
Dialog tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk berkonsultasi secara langsung mengenai jalur masuk, kurikulum, hingga gambaran suasana perkuliahan di ISI Surakarta.
Kaprodi Arsitektur ISI Surakarta, Neni Nurul Rosalina, M.Ars., mengatakan kegiatan penjaringan calon mahasiswa tidak sebatas menjadi sarana sosialisasi program studi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah untuk membangun kedekatan dengan calon mahasiswa sejak awal.
“Kami ingin memperkenalkan bahwa pendidikan arsitektur dan desain tidak hanya tentang menghasilkan karya, tetapi juga membangun cara berpikir kreatif, peka terhadap lingkungan dan budaya, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain menyasar lingkungan pendidikan, rangkaian kegiatan di Magelang juga diisi dengan pertemuan penjajakan kerja sama bersama Museum OHD (Oei Hong Djien), museum seni kontemporer Indonesia milik Dr. Oei Hong Djien.

Dalam pertemuan tersebut, Oei Hong Djien turut berbagi mengenai OHD Museum beserta koleksi yang dimilikinya. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi tim ISI Surakarta untuk mengenal lebih dekat peran museum sebagai ruang apresiasi, edukasi, sekaligus pengembangan pengetahuan seni.
Penjajakan tersebut juga membuka peluang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, seni, desain, penelitian, pameran, hingga kegiatan kebudayaan.
Baca juga: https://www.gugat.id/camat-kolbano-buka-turnamen-voli-hut-ke-81-ri-dorong-lahirnya-bibit-atlet-mu
Bagi Prodi Arsitektur dan Desain Produk Industri ISI Surakarta, keberadaan institusi seni dan budaya seperti Museum OHD dapat menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Kolaborasi semacam ini juga dinilai dapat memperluas wawasan, pengalaman, serta jejaring profesional mahasiswa di luar lingkungan akademik.
Melalui rangkaian kegiatan di Klaten dan Magelang tersebut, Prodi Arsitektur dan Desain Produk Industri ISI Surakarta berupaya membangun ekosistem akademik yang semakin terbuka dan kolaboratif. Penguatan hubungan dengan institusi pendidikan dan lembaga kebudayaan diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan yang relevan dengan dinamika seni, desain, dan industri kreatif.
(Redaksi)