Pabrik Tepung Maizena Wonogiri Perbaiki Pengelolaan Limbah |

Pabrik Tepung Maizena Wonogiri Perbaiki Pengelolaan Limbah

By

Wonogiri, gugat.id – Sebuah pabrik tepung maizena di Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Jawa tengah, PT Arena Agro Andalan akhirnya memperbaiki instalasi pengolah limbahnya, Jumat (23/06/2023)

Perbaikan ini dilakukan setelah tahun lalu bau limbah di pabrik tersebut diprotes warga. Pihak pabrik General manager Industry Relation PT Arena Agro Andalan, Hendry Halim mengaku menghabiskan biaya Rp 15 miliar untuk mendatangkan peralatan pengolah limbah itu dari luar negeri. Saat ini pemasangan alat-alat itu sudah hampir selesai.

“Saat ini proses perbaikan IPAL sudah 99 persen, artinya sudah hampir tuntas.Ini proses penyempurnaan terus berjalan,” kata Hendry Halim.

Ia mengatakan masih ada satu proses perbaikan IPAL yang masih berjalan. Di salah satu bak IPAL harus ditumbuhkan bakteri aerob. Bakteri itu memerlukan beberapa waktu untuk bisa tumbuh sempurna, ketika sudah sempurna maka air limbah bisa bagus.

Berbulan-bulan warga Ngadirojo Dihantui bau tak sedap hasil limbah, hingga ahirnya pihak pabrik ditegur oleh DLH Wonogiri

“Sekarang masih menunggu pengendapan, baru nanti kita lepas airnya dan dibuang ke sungai dengan aman.Bahkan secara kualitas lebih bagus dari air sungai.Selama ini kan air sungai tercampur limbah rumah tangga, serta pupuk pestisida,” imbuh Hendry Halim.

Salah satu warga Desa Bulusulur, Joko Santoso, mengakui bau tak enak limbah dari PT.Arena Agro Andalan, akhir-akhir ini memang sudah tidak tercium lagi. Biasanya ia merasakan bau limbah menyengat terutama saat waktu subuh.

“Ya Alhamdulillah sudah tidak bau limbah, kalau kemarin saat bau limbah menyengat, cukup mengganggu,” kata Joko.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wonogiri, Bahari mengaku masih akan selalu memonitoring perbaikan IPAL. Selain itu memang pihaknya dulu menerima masukan dari warga soal bau limbah yang menyengat tersebut.

Baca juga: https://www.gugat.id/usung-tema-transformasi-digital-rektor-ugm-buka-rangkaian-kegiatan-dies-natalis-ke-74/

“Kalau sampai saat ini tidak ada aduan, sudah sekitar tiga bulan tidak ada laporan dari masyarakat,”kata Bahari.

Sebelumnya diberitakan,warga di sekitar pabrik tersebut diteror bau limbah selama berbulan-bulan.Warga lantas melakukan protes di kantor Kecamatan Ngadirojo pada September tahun lalu.

( Red/Popong/Joko)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!