Gunungkidul,gugat.id- Gempa Magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Bantul, pukul 19:57:43 WIB, BMKG menyebut gempa episenter gempa berlokasi di Lok:8.63 LS,110.08 BT (86 km Barat Daya Bantul-DIY),dengan kedalaman 25 Km, Jumat (30/0623).

Gempa Bantul Yogyakarta ini dirasakan kuat di beberapa daerah, seperti di Gunungkidul, Jogja, Solo, hingga Banyumas,bahkan warganet menyebutkan gempa terasa di Cirebon.
Meski tidak berpotensi tsunami tetapi sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa. Di Kelurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, sejumlah atap rumah warga ambruk. Lapak pedagang Pasar Argosari Wonosari mengalami kerusakan.Kerusakan juga terjadi di Kantor Bank Daerah Gunungkidul Kota Wonosari dan Taman budaya Gunungkidul.
Sayit (50) seorang warga Semanu,Gunungkidul mengatakan,banyak rumah warga di Gunungkidul yang mengalami kerusakan akibat gempa.
“Menurut info berbagai grub banyak, jumlahnya belum pasti,” kata Sayit.
Sementara itu,Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan,gempa memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)”
Getaran gempa dirasakan di daerah Kulonprogo, Nganjuk, Kebumen, Ponorogo, Kediri dan Mojokerto. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 20.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M3,9 Warga dihimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
(Red/PP)