Gunungkidul, gugat.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gunungkidul sejak pukul 15.40 WIB, Jumat (28/03/2025), menyebabkan banjir genangan di sejumlah wilayah. Beberapa kapanewon terdampak antara lain Wonosari, Paliyan, Playen, dan Semanu.
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) DIY, tercatat ada 35 titik genangan dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter di beberapa lokasi.
Curah hujan tinggi yang berlangsung sejak sore hingga malam hari memicu peningkatan debit air sungai, menyebabkan air meluap ke permukiman warga. Saat ini, sebagian wilayah yang terdampak telah mulai surut, namun upaya evakuasi masih terus dilakukan.
BPBD, SAR DIY, Tagana, TNI-Polri, serta tim relawan bahu membahu dalam mengevakuasi warga yang terdampak. Di Kapanewon Playen, sebanyak 15 warga yang terjebak banjir harus dievakuasi menggunakan perahu karet.
Salah satu warga Baleharjo, Wonosari, yang juga seorang konten kreator, Adhitya Putratama, membagikan pengalamannya melalui media sosial. Ia mengungkapkan bahwa hujan deras sejak sore membuat debit air meningkat hingga masuk ke dalam rumah dan tempat usahanya.
“Semoga banjir di warungku ini Kemis Legi menjadi banjir yang berkah barokah di bulan Ramadan, aamiin,” tutur Adhit melalui akun TikToknya.
Meski genangan mulai berangsur surut di beberapa titik, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika curah hujan tinggi masih berlanjut.
(Redaksi)