ISI Surakarta Raih Juara II Lomba Tari Garapan PEKSIMIDA Jawa Tengah 2026 |

ISI Surakarta Raih Juara II Lomba Tari Garapan PEKSIMIDA Jawa Tengah 2026

By

Surakarta, Gugat.id – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Tengah Tahun 2026. Tim Tari Garapan ISI Surakarta berhasil meraih Juara II setelah menampilkan karya berjudul “Silent Expression” pada kompetisi yang berlangsung di Teater Besar Gendon Humardhani ISI Surakarta, 2–4 Juli 2026.

Karya yang dipersembahkan oleh delapan mahasiswa Program Studi Tari, Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Surakarta tersebut mengangkat tema pencarian jati diri di tengah dinamika kehidupan. Silent Expression menggambarkan perjalanan manusia dalam menemukan identitas melalui proses negosiasi, kolaborasi, dan keberanian menembus berbagai batas kehidupan. Karya ini merefleksikan pergulatan antara paradoks, ambivalensi, dan ambiguitas yang pada akhirnya mengantarkan seseorang menuju kedewasaan dan pencapaian.

Produksi tari ini ditata oleh Muhammad Wahyu Choirul Umam sebagai penata tari sekaligus penari, bersama Novy Annanta Putri, Ajeng Nirmala Suryana Putri, Apri Triantoro, Nabhan Bagus Dzaki Setiawan, Magnum Arkan Nala, Oknabila Rizqi Lailianti, dan Yuinez Berlianda. Sementara itu, penata musik dipercayakan kepada Canadian Mahendra, penata rias Bastian, penata busana Oknabila Rizqi Lailianti, penata artistik Supriyadi, penata suara Nur Hadi, penata lampu Supriyadi, dengan iringan musik dari CM MusicLab.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat ISI Surakarta, Dr. Zulkarnain Mistortoify, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi mahasiswa ISI Surakarta dalam menghasilkan karya-karya seni yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat provinsi.

Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim serta dukungan berbagai pihak yang telah mendampingi proses kreatif mahasiswa. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, dan mengharumkan nama ISI Surakarta di berbagai ajang seni,” ujarnya.

Pada kategori Tari Garapan PEKSIMIDA Jawa Tengah 2026, ISI Surakarta bersaing bersama 23 kelompok tari dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Selain berpartisipasi sebagai peserta, ISI Surakarta juga dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan cabang lomba Tari Garapan.
ISI Surakarta turut menyampaikan apresiasi kepada dewan juri yang terdiri atas praktisi dan akademisi seni tari yang telah menjalankan proses penilaian secara objektif, profesional, dan berintegritas. Keberhasilan penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem seni mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang mampu berkiprah di tingkat nasional.

(Red)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!