Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Raih Juara 2 Modest Fashion Design Competition 2026 |

Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Raih Juara 2 Modest Fashion Design Competition 2026

By

SURAKARTA ,Gugat.id— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Saifudin Aulya Akhsan, mahasiswa Program Studi Desain Mode Batik (DMB), berhasil meraih Juara 2 Modest Fashion Design Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Jawa Timur pada 26 September 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Akhsan tampil sebagai perwakilan Solo pada kategori Profesional. Ia berkompetisi bersama 14 finalis yang merupakan perwakilan dari berbagai provinsi serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia di daerah. Kategori Profesional dalam kompetisi ini memiliki mekanisme seleksi khusus, di mana para peserta merupakan anggota IKRA (Industri Kreatif Syariah) Bank Indonesia dan telah melalui proses kurasi tingkat nasional sebelum ditetapkan sebagai finalis.

Menanggapi capaian luar biasa ini, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Nur Rahmat Ardi Candra Dwi Atmaja, M.Sn., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam.

“Prestasi yang diraih oleh Saifudin Aulya Akhsan ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa ISI Surakarta mampu bersaing di tingkat profesional dan nasional. Kami dari jajaran dekanat sangat mengapresiasi kerja keras mahasiswa serta dosen pembimbing yang terus mengawal kreativitas ini. Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama kampus, tetapi juga membuktikan bahwa nilai tradisi batik yang kita pelajari di akademik mampu bertransformasi menjadi produk inovatif yang diakui oleh ekosistem industri kreatif syariah nasional. Kami akan terus mendukung penuh ruang-ruang kompetisi seperti ini agar mahasiswa siap menjadi pilar industri kreatif di masa depan,” ujar Dr. Nur Rahmat.

Dalam proses persiapan hingga kompetisi, Akhsan mendapatkan pendampingan dari Syarifah Nur Hajja, M.Sn., selaku Dosen Pembimbing Prestasi dari Program Studi D4 Desain Mode Batik. Pendampingan dilakukan melalui proses pengembangan konsep dan kesiapan karya untuk mengikuti kompetisi pada kategori Profesional.

Ketua Program Studi Desain Mode Batik ISI Surakarta, Agung Cahyana, ST., M.Eng., menyampaikan apresiasi terhadap capaian yang diraih Akhsan. Menurutnya, keikutsertaan dan keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi tingkat nasional menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kompetensi mahasiswa di luar ruang akademik. Pengalaman tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, mengembangkan karya, sekaligus membangun jejaring dengan ekosistem industri kreatif.

Capaian tersebut juga dinilai dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa DMB lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas dan berani mengikuti berbagai ajang kompetisi. Program Studi Desain Mode Batik ISI Surakarta terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional melalui kegiatan berkarya, berkompetisi, dan berinteraksi dengan dunia industri.

Keberhasilan Akhsan sekaligus menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan modest fashion dan industri kreatif syariah di tingkat nasional. Melalui capaian tersebut, Program Studi Desain Mode Batik ISI Surakarta berharap semakin banyak mahasiswa yang mampu mengembangkan potensi dan karya secara berkelanjutan, sekaligus membawa nama ISI Surakarta dalam berbagai ruang kreativitas dan kompetisi di tingkat nasional maupun lebih luas.

( Red: sumber Prahumas isi )

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!