Wonogiri, gugat.id – Cerita turun temurun atau mitos tentang adanya sebuah larangan di suatu wilayah masih sering kita jumpai di sejumlah tempat, salah satunya adalah larangan menanam pohon pisang bagi warga Dusun Sambeng, Desa Lemahbang, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Berdasarkan cerita turun temurun dari nenek moyang ada kepercayaan di desa tersebut, jika mereka berani menanam pohon pisang maka akan muncul macan/harimau secara misterius, hal itu masih dipercayai hingga saat ini.
Sesepuh lingkungan Nosari, Mbah Nyono (75), menceritakan asal usul kepercayaan warga Nosari tentang adanya pantangan menanam pohon pisang tersebut.
“Sejak jaman dulu seperti itu (warga berkeyakinan tidak boleh menanam pisang). Wilayah ini tidak boleh ditanami pisang”, kata Mbah Nyono. Minggu (25/06/23)
Mbah Nyono,tidak mengetahui secara pasti asal mula serta kapan kepercayaan itu muncul.Ia mendapatkan kepercayaan itu berdasarkan cerita turun temurun dari nenek moyang terdahulu.

“Kalau ada yang menanam pohon pisang bisa muncul macan di sini.Macan yang muncul itu akan memangsa hewan ternak warga” jelas Mbah Nyono.
Lelaki sepuh itu juga menambahkan jika ada warga yang menggunakan pohon atau debok pisang untuk acara wayangan harus segera dibuang di luar wilayah setelah pementasan wayang selesai.
Sekretaris Desa (Sekdes) Kalurahan Lemahbang Sugito, juga membenarkan adanya kepercayaan masyarakat di Nosari tersebut dan sudah menjadi sebuah keyakinan secara turun temurun.
Baca juga: https://www.gugat.id/prosesi-bersih-desa-mertelu-diawali-kenduri-di-masjid-tiban/
“Pernah ada hewan ternak yang mati digigit binatang buas (macan),karena ada yang habis menanam pisang di sana. Kalau ada warga yang hajatan nanggap wayang, debok pisang yang digunakan untuk wayanganpun harus segera dibuang dari wilayah Nosari”, kata Sugito.
Meski memiliki kepercayaan tidak boleh menanam pisang, tetapi warga Nosari masih tetap bisa mengkonsumsi pisang. Karna yang menjadi pantangan hanyalah tidak boleh menanam pohon pisang saja.
(PP/Sugito)