‎Pangdam IV/Diponegoro Sebut Yonif TP di Tegal Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga‎ |

‎Pangdam IV/Diponegoro Sebut Yonif TP di Tegal Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga‎

By

‎Tegal, gugat.id – Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Tegal terus berjalan dan mendapat perhatian langsung dari Pangdam IV/Diponegoro, Achiruddin. Kehadiran batalyon ini diproyeksikan bukan hanya memperkuat sektor pertahanan, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

‎Saat meninjau lokasi pembangunan di Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin (22/6/2026), Pangdam menjelaskan bahwa program pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari strategi nasional yang diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia.

‎Menurutnya, keberadaan satuan ini dirancang dengan fungsi ganda. Selain menjaga stabilitas keamanan wilayah, Yonif TP juga diharapkan mampu mendorong perkembangan ekonomi lokal serta mendukung program ketahanan pangan.

‎Achiruddin menuturkan, pengalaman di wilayah lain menunjukkan keberadaan batalyon mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru. Perputaran ekonomi dapat tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan para prajurit terhadap berbagai kebutuhan harian yang disuplai masyarakat sekitar.

‎Ia menilai interaksi antara personel TNI dan warga nantinya akan menciptakan peluang usaha baru, mulai dari sektor perdagangan, jasa, hingga penyediaan kebutuhan pokok.


‎‎Tidak hanya itu, Yonif TP di Kabupaten Tegal juga akan dilengkapi kompi produksi, yakni unit yang difokuskan untuk membantu pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan produksi pangan.

‎Saat ini progres pembangunan tahap awal disebut telah mencapai sekitar 15–20 persen. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
‎Pada tahap awal operasional, sekitar 500 personel TNI akan menempati batalyon tersebut. Jumlah itu nantinya bertambah secara bertahap hingga mencapai sekitar 1.100 prajurit.

‎Lokasi pembangunan memanfaatkan lahan milik Perhutani di Desa Harjosari. Kawasan ini dinilai strategis karena mendukung kebutuhan markas, area latihan, sekaligus pengembangan program ketahanan pangan.

‎Secara nasional, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menargetkan pembangunan 40 Yonif TP dan 8 Brigade TP di berbagai wilayah dalam satu tahun ke depan sebagai bagian dari penguatan pertahanan yang terintegrasi dengan pembangunan masyarakat.


‎‎Pewarta : Iqbal R

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!