Pascaserangan Mematikan OPM, TNI Tempatkan Panser Anoa di Kawasan PT. Freeport Indonesia |

Pascaserangan Mematikan OPM, TNI Tempatkan Panser Anoa di Kawasan PT. Freeport Indonesia

By

MADIUN, gugat.id Tentara Nasional Indonesia (TNI) menempatkan sejumlah kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa, di sejumlah titik kawasan PT. Freeport Indonesia yang beroperasi di Papua. Itu dilakukan guna memperkuat sistem pertahanan dan keamanan, pasca terjadinya serangan mendadak dan mematikan yang dilakukan pihak OPM pada bulan lalu.

Prajurit TNI berikut Alutsistanya mengambil peran di area penambangan itu, dimaksudkan untuk memastikan adanya kondisi aman di lingkungan objek vital nasional tersebut. Diharapkan seluruh aktivitas penambangan dapat bekerja optimal tanpa gangguan, sehingga roda pembangunan, khususnya di Papua, dapat berjalan sebagaimana tujuan.

Penegasan itu disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, sebagaimana rilis yang dilansir Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, dikutip koresponden, Jumat (17/04/2026).

Sesuai amanat perundang-undangan yang berlaku, kami melaksanakan pengamanan objek vital nasional dengan menempatkan Pos-Pos Keamanan TNI di titik-titik vital strategis. Meyakinkan titik-titik tersebut, untuk menjamin keamanan pengamanan objek vital nasional,” tegas Lucky Avianto berseragam doreng terintegrasi perlengkapan tempur.

Dia menjelaskan, prajurit TNI yang bertugas dilengkapi dengan kendaraan tempur taktis produksi PT. Pindad, yakni panser Anoa. Hal itu dimaksudkan, jelas Lucky, agar setiap prajurit yang bertugas dapat melaksanakan patroli dan pengamanan RPU (Rute Pengamanan Utama), dari setiap titik pengamanan dengan dinamis dan kompak.

Penguatan pengamanan tersebut, menurut Lucky, mencakup peningkatan jumlah dan kesiapan personel yang profesional dan responsif. Langkah itu dikombinasikan, selain dengan patroli, juga pengawasan intensif, sinergitas dengan aparatur penegak hukum serta tokoh adat maupun agama lainnya.

Lucky Avianto juga bergerak melakukan pemeriksaan ke lokasi serangan mematikan terhadap karyawan PT. Freeport, yang diduga dilakukan gerombolan terafiliasi Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Pada kesempatan itu, Letjen TNI Lucky Avianto didampingi sejumlah pejabat utama Kogabwilhan III, Dansub Kolakoops dan para Dansatgas lainnya.

(fin)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!