Jakarta, gugat.id – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Hingga 20 Desember 2025, total trafik harian kumulatif pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 132.863 kendaraan atau meningkat 37,69 persen dibandingkan trafik normal.
Peningkatan ini seiring tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun. Hutama Karya memastikan pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pengguna jalan tol.
Berdasarkan data rekapitulasi, sejumlah ruas tol mencatat lonjakan trafik cukup tinggi. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) dilintasi 17.172 kendaraan atau naik 27,45 persen dari kondisi normal. Tol Palembang–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) mencatat 17.344 kendaraan atau meningkat 29,11 persen.
Sementara itu, Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) dilintasi 2.392 kendaraan atau naik 10,64 persen. Lonjakan tertinggi terjadi di Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 dan 4 (Bayung Lencir–Tempino–Ness) dengan 9.473 kendaraan atau meningkat 86,59 persen dibandingkan trafik normal.
Di Riau, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat 7.716 kendaraan atau naik 26,87 persen, sedangkan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dilintasi 18.636 kendaraan atau meningkat 20,26 persen. Tol Indrapura–Kisaran juga mengalami peningkatan dengan 11.602 kendaraan atau lebih tinggi 21,17 persen.
Tol Binjai–Pangkalan Brandan dilintasi 13.273 kendaraan atau naik 38,77 persen. Sementara Tol Padang–Sicincin mencatat 1.871 kendaraan atau turun 48,23 persen dari trafik normal akibat terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi. Adapun Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi Seulimeum–Baitussalam mencatat 5.482 kendaraan atau meningkat 65,47 persen.
Selain ruas tol yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol fungsional selama periode Nataru. Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Musi Landas–Pulau Rimau) yang dioperasikan secara fungsional sejak 20 Desember 2025 mencatat 2.730 kendaraan. Sementara Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) yang dibuka sejak 7 Desember 2025 dilintasi 1.893 kendaraan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas JTTS selama periode libur Nataru melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Pengguna diharapkan beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk, serta memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi.
Dengan mengutamakan keselamatan bersama, Hutama Karya mengajak masyarakat untuk mendukung perjalanan yang aman dan nyaman, sekaligus merasakan manfaat konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera yang semakin memperpendek jarak tempuh antarwilayah di Sumatera.
(Don)