Upacara Bersih Desa di Desa Mendak, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa |

Upacara Bersih Desa di Desa Mendak, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa

By

Madiun, Gugat.id – Tradisi Bersih Desa kembali digelar masyarakat Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, dan ketenteraman yang diterima masyarakat.

Bersih Desa merupakan tradisi adat Jawa yang diwariskan secara turun-temurun sebagai ungkapan syukur masyarakat atas karunia Tuhan. Di tengah perkembangan zaman modern, tradisi ini mulai jarang dijumpai. Namun, masyarakat Desa Mendak tetap mempertahankannya sebagai bagian dari upaya melestarikan kekayaan budaya Jawa yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Bersih Desa diawali dengan sedekah bumi atau upacara selamatan yang diikuti seluruh warga. Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni tradisional Gambyong yang menjadi hiburan sekaligus sarana pelestarian budaya daerah.

Tradisi ini tidak hanya dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antarwarga serta mengenang jasa para pendiri desa. Nilai kebersamaan dan gotong royong tampak kuat dalam setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Seluruh lapisan warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tahunan ini. Kehadiran warga menjadi bukti bahwa tradisi adat masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat modern.

Kepala Desa Mendak, Nur Cholifah, pada Senin (19/5/2026), menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari sedekah bumi hingga pentas seni Gambyong.

Menurutnya, kegiatan Bersih Desa tahun ini dibiayai melalui Alokasi Dana Desa (ADD) serta swadaya masyarakat dengan total anggaran mencapai Rp22 juta. Ia berharap tradisi tersebut terus dilestarikan agar budaya Jawa tidak semakin tergerus perkembangan zaman.

Tradisi Bersih Desa ini menjadi salah satu cara masyarakat Desa Mendak menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi muda,” ujarnya.

(Baa)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!