YOGYAKARTA, gugat.id – Universitas Widya Mataram (Universitas Widya Mataram/UWM) terus mematangkan langkah strategis dalam penguatan jejaring internasional melalui kerja sama dengan Adelaide Education Group (Adelaide Education Group/AEG), Australia. Kolaborasi antarperguruan tinggi lintas negara dinilai menjadi kunci peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan institusi di era global.
Hal tersebut disampaikan GKR Mangkubumi selaku Pengurus Yayasan Mataram Yogyakarta saat memberikan sambutan di hadapan Presiden AEG, Don Chen, bersama jajaran pimpinan, dosen, dan mahasiswa AEG di Kampus AEG, Rundle Mall, Adelaide, Senin (16/2). Dalam kunjungan tersebut, GKR Mangkubumi didampingi Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec.
GKR Mangkubumi menegaskan pentingnya kolaborasi internasional sebagai upaya memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Ia menyebutkan, UWM yang kini telah memiliki gedung kampus baru perlu memaksimalkan pemanfaatannya, termasuk melalui kerja sama konkret dengan mitra luar negeri.
Adelaide Education Group sendiri menaungi sejumlah lembaga pendidikan, antara lain Adelaide International School, Adelaide International Business and Technology, serta Adelaide Institution of Higher Education.
Dalam kesempatan itu, GKR Mangkubumi mendorong agar nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata. Menanggapi hal tersebut, Presiden AEG Don Chen menyatakan kesiapan pihaknya untuk bergerak cepat. Ia bahkan mengusulkan pembentukan task force bersama guna menyusun kerangka kerja dan rencana aksi secara detail.
“Dalam jangka pendek, kami akan segera mendirikan Language Center di Yogyakarta,” ujar Don Chen.
Sementara itu, Rektor UWM Prof. Edy Suandi Hamid menyampaikan bahwa MoU tersebut membuka peluang luas bagi berbagai aktivitas akademik, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, program gelar ganda, hingga penyelenggaraan pelatihan dengan sertifikasi internasional.
“Sasaran kerja sama ini tidak hanya dosen dan mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas,” jelas Prof. Edy.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Edy turut mengundang jajaran AEG untuk berkunjung ke UWM guna melihat langsung kondisi dan potensi di lapangan. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penyusunan perencanaan yang lebih matang dan siap dioperasionalkan dalam waktu dekat.
(Red)