Heboh! Remaja 15 Tahun di Gunungkidul Dicabuli Paksa, Pelaku Ancam Laporkan Korban ke Polisi! |

Heboh! Remaja 15 Tahun di Gunungkidul Dicabuli Paksa, Pelaku Ancam Laporkan Korban ke Polisi!

By

GUNUNGKIDUL, gugat.id – Sebuah kasus pencabulan yang menggemparkan terjadi di Padukuhan Duren, Kalurahan Ponjong, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul. Seorang remaja putri berinisial S (15) menjadi korban dugaan pencabulan yang dilakukan oleh temannya sendiri, JN (30). Orang tua korban, Agus, melaporkan kejadian ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gunungkidul setelah menemukan fakta mengejutkan.

“Pada bulan puasa kemarin anak saya berpamitan untuk buka puasa bersama teman laki-lakinya, namun hingga malam hari tak juga pulang. Setelah saya cari di rumahnya, saya mendapati S yakni anak saya sedang melakukan hubungan badan dengan JN,” ujar Agus, Senin (14/04/2025).

Lebih miris lagi, Agus mengungkapkan bahwa anaknya dipaksa oleh JN untuk memenuhi nafsu bejatnya. “Jika tidak mau, kata dia, S diancam akan dilaporkan ke polisi” tambahnya. Ancaman ini memicu kemarahan publik, mengingat korban masih di bawah umur dan seharusnya mendapat perlindungan, bukan justru diintimidasi.

Kapolsek Ponjong, Kompol Hendra Prastawa, menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara serius. “Pihak orang tua korban sebelumnya sudah melaporkan tindak asusila ke polsek, dan selanjutnya kami arahkan ke Unit PPA untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Hendra saat dihubungi via telepon.

Baca juga: https://www.gugat.id/mantan-jenderal-opm-mathias-wenda-meninggal-dunia-di-rs-vanimo-png/

Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Gunungkidul untuk penyidikan mendalam. Unit PPA akan memeriksa keterangan korban guna mengungkap kebenaran di balik kejadian ini.

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar: bagaimana mungkin seorang pelaku berani mengancam korban dengan melaporkannya ke polisi, seolah-olah ia memiliki kekuasaan atas hukum? Apakah ada “backing” tertentu yang membuat pelaku begitu percaya diri? Ataukah ini menunjukkan lemahnya sistem perlindungan anak sehingga predator seperti ini merasa aman beraksi? Masyarakat menuntut keadilan, dan kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap kejahatan seksual yang mengincar anak-anak.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!