GUNUNGKIDUL, gugat.id – Peringatan Milad ke-63 Wanita Islam berlangsung khidmat dan semarak di Bangsal Sewoko Projo, Gunungkidul, Sabtu (17/5/2025). Dengan mengusung tema “Penguatan Keimanan dan Kepemimpinan Muslimah Menuju Wanita Islam yang Bermartabat dan Bermanfaat bagi Umat,” acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, jajaran pengurus, serta anggota Wanita Islam se-Kabupaten Gunungkidul.
Ketua panitia, Suwarni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad kali ini bukan sekadar ajang perayaan, tetapi menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran strategis kaum muslimah dalam membangun peradaban. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan semua pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil demi terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Pawai Syiar Wanita Islam yang melibatkan seluruh Pimpinan Cabang dari berbagai kapanewon. Pawai berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.00 WIB dengan rute Bangsal Sewoko Projo – Jalan Sumarwi – Taman Bunga – Gedung DPRD – kembali ke Bangsal. Kegiatan dilanjutkan dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan dua tokoh perempuan, Hj. R.Ay. Sitoresmi Prabuningrat dan Hj. Yanik Suryani, sebagai penceramah.
Ketua PD Wanita Islam (PDWI) Gunungkidul, Siti Sudiyah, menyampaikan bahwa kepemimpinan muslimah sangat penting dalam memajukan organisasi dan masyarakat. Ia juga menyampaikan harapannya agar pemerintah dan masyarakat terus memberikan dukungan terhadap program-program organisasi. “Kami masih menghadapi tantangan terkait pembentukan dua kapanewon, yaitu Wonosari dan Paliyan, yang sempat tertunda akibat pandemi COVID-19. Namun, kami tetap optimis seluruh pengurus siap menjalankan perannya demi kemajuan umat,” katanya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas usia ke-63 Wanita Islam. “Dengan usia yang matang ini, saya berharap Wanita Islam mampu terus memberdayakan anggotanya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan Bung Karno, “Tiada masyarakat manusia satupun dapat berkemajuan kalau laki-laki dan perempuan tidak saling mendukung satu sama lain.” Dalam konteks tersebut, menurutnya, organisasi perempuan seperti Wanita Islam memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup kaum perempuan, sekaligus menjaga nilai-nilai agama, keluarga, dan bangsa di tengah tantangan globalisasi.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, lanjutnya, terus memberikan dukungan terhadap pemberdayaan perempuan melalui organisasi-organisasi keagamaan dan sosial seperti Wanita Islam, baik dalam bentuk fasilitas maupun kolaborasi program. “Mari kita jadikan momentum Milad ke-63 ini untuk terus menggali potensi dan mewujudkan Gunungkidul Raya yang Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban,” tutupnya.
(Redaksi)