Gunungkidul Gelar Festival Campursari Nasional, Kenang Warisan Maestro Manthous |

Gunungkidul Gelar Festival Campursari Nasional, Kenang Warisan Maestro Manthous

By

GUNUNGKIDUL, gugat.id – Dinas Kebudayaan Gunungkidul menggelar Festival Campursari Nasional yang diikuti 30 kelompok perwakilan dari berbagai provinsi di Pulau Jawa. Ajang budaya ini berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2025.

Festival campursari tidak hanya sekadar sajian hiburan, melainkan juga menjadi sarana untuk mengenang dan melestarikan warisan seni dari maestro campursari almarhum Manthous. Seni campursari dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya Jawa sekaligus menarik perhatian wisatawan yang tertarik pada kekayaan tradisi lokal.

Campursari menyajikan harmoni instrumen khas Jawa yang berpadu dengan lirik penuh pesan moral dan nilai-nilai kearifan lokal. Lebih dari itu, festival ini juga mengandung nilai pelestarian budaya, akulturasi, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga pendidikan karakter melalui estetika dan makna dalam syair lagu.

“Festival campursari ini didanai langsung dari BKK Dana Keistimewaan DIY. Nantinya, penyaji terbaik akan mendapat hadiah berupa trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebesar Rp76 juta. Sedangkan untuk penyaji terbaik perorangan masing-masing akan mendapat Rp1 juta,” ujar Agus Mantara, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul.

Baca juga: https://www.gugat.id/645-siswa-sma-negeri-1-semin-terima-bantuan-perdana-program-makan-bergizi-gratis/

Agus menambahkan, festival ini menghadirkan lima juri berkompeten, yaitu Budi Pramono (komposer dan pengajar musik ISI Yogyakarta), Gunarto (praktisi musisi dan komposer), Joko Winarto (pengajar seni dari Surabaya), Anger Sukesno (pelaku seni), serta Dhimas Tedjo (pegiat campursari asal Gunungkidul).

Dengan digelarnya festival ini, diharapkan muncul bibit-bibit generasi muda yang mencintai seni tradisi, membangkitkan kembali kejayaan musik campursari, sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!