Tegal, Gugat.id – Stadion Yos Sudarso, Selasa (7/10/2025) pagi, tampak semarak oleh deretan busur dan anak panah yang siap melesat. Ratusan atlet muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah hadir mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Junior Tahun 2025 yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono.
Dalam sambutannya, Dedy Yon menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar soal siapa yang paling banyak menembus bull’s eye, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan semangat juang generasi muda. “Lewat olahraga panahan, kita belajar fokus, kesabaran, dan tanggung jawab,” ujarnya di hadapan para atlet, pelatih, dan ofisial.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tegal berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga prestasi, termasuk panahan. Dukungan itu diwujudkan lewat penyediaan sarana, pembinaan sejak usia dini, dan pemberian ruang bagi anak muda yang ingin menyalurkan bakatnya di bidang olahraga. “Bertandinglah dengan sportif, junjung tinggi etika, dan pantang menyerah. Menanglah dengan rendah hati, dan jika kalah, bangkitlah untuk berlatih lebih giat,” pesan Wali Kota penuh semangat.

Kejurprov Panahan Junior tahun ini diikuti oleh 776 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Kabupaten Cilacap menjadi kontingen dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 72 atlet. Sementara itu, Kota Tegal selaku tuan rumah menurunkan 20 atlet, dan kabar baiknya, empat atlet Tegal berhasil membawa pulang medali emas. Sebuah prestasi yang membuat suasana semakin meriah di stadion.
Ketua Perpani Kota Tegal, Amiruddin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kota. “Kami berharap kejuaraan ini bisa menjadi ajang pembinaan sekaligus motivasi bagi atlet muda untuk terus berprestasi, tidak hanya di tingkat provinsi, tapi juga nasional bahkan internasional,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Perpani Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, yang mengapresiasi Kota Tegal atas penyelenggaraan yang dinilainya sukses dan hangat. Ia menyebut kejuaraan ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi antar-atlet dan pelatih. “Dengan kehadiran ratusan atlet, pelatih, dan keluarga, ajang ini juga memperkenalkan Kota Tegal sebagai tuan rumah yang ramah dan mendukung olahraga prestasi,” tutupnya dengan senyum bangga.
Dengan semangat dan fokus yang menyatu di setiap tarikan busur, Kejurprov Panahan Junior di Tegal tahun ini menjadi bukti bahwa olahraga tak hanya melahirkan juara, tetapi juga menempa karakter dan menumbuhkan harapan bagi masa depan generasi muda.
Pewarta: R.Latief