JAKARTA, gugat.id — Polri mengerahkan kekuatan penuh dalam upaya mempercepat penanganan bencana yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total 12.103 personel diturunkan ke tiga provinsi terdampak untuk membantu evakuasi, pengamanan, hingga distribusi bantuan.
Selain itu, Polri juga menambah kekuatan melalui Bantuan Kendali Operasi (BKO) dengan mengirimkan 301 personel ke Aceh, 263 personel ke Sumut, dan 704 personel ke Sumbar.
Bantuan kemanusiaan dari Mabes Polri tercatat telah mencapai 159,35 ton, terdiri dari kebutuhan pokok, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, pakaian layak, kebutuhan bayi, hingga kantong jenazah. Tak hanya itu, bantuan dari Polda jajaran juga terus mengalir, meliputi 158 ton beras, 9.611 dus air mineral, 60.226 potong pakaian, dan berbagai kebutuhan darurat lainnya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa Polri memastikan proses distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin.
“Seluruh bantuan kami gerakkan secara terkoordinasi agar tepat waktu dan tepat sasaran. Masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan layanan, Polri juga telah membuka 91 posko tanggap bencana di tiga provinsi tersebut. Selain itu, sebanyak 20 dapur lapangan dikerahkan guna menyediakan makanan siap saji setiap hari bagi ribuan pengungsi.
Dengan langkah terpadu ini, Polri berharap kehadiran personel dan penyaluran bantuan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak bencana.
(Redaksi/Don)