Majalengka, Gugat.id — Politeknik LP3I Jakarta menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kolaboratif di Desa Bantaragung, Kabupaten Majalengka, pada 8–9 Mei 2026. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa Bantaragung dan melibatkan sekitar 120 peserta dari berbagai perguruan tinggi di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Gorontalo.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan potensi desa berbasis ekonomi kreatif dan pariwisata. Selain menjadi ajang pengabdian, kegiatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi lintas daerah untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat desa.
Pada hari pertama, agenda difokuskan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan berbagai unsur desa, mulai dari pelaku UMKM, pengelola wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengurus BUMDes, guru, komite sekolah, hingga ibu-ibu PKK.
Dalam suasana yang hangat dan penuh antusiasme, peserta mengikuti diskusi interaktif, pemaparan materi, serta sesi berbagi pengalaman terkait pengembangan desa wisata dan penguatan ekonomi lokal.
Berbagai isu strategis dibahas, seperti peningkatan kapasitas UMKM, strategi promosi wisata berbasis digital, pengembangan pariwisata berkelanjutan, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan desa. Interaksi aktif antara akademisi dan masyarakat menciptakan ruang dialog yang produktif sekaligus inspiratif.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir gagasan dan inovasi yang mampu mendukung peningkatan daya saing ekonomi masyarakat Desa Bantaragung. Memasuki hari kedua, peserta diajak mengeksplorasi potensi wisata alam di kawasan Cikadongdong River Tubing. Sebagian peserta mengikuti aktivitas river tubing menyusuri aliran sungai yang jernih dan alami, sementara peserta lainnya melakukan sightseeing ke sejumlah destinasi wisata di sekitar kawasan tersebut.

Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya kawasan Pakuwon dan Curug Cipeuteuy. Panorama alam pegunungan yang asri serta udara sejuk khas pedesaan menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Melalui PKM kolaboratif ini, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan antara institusi pendidikan, masyarakat, dan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi wisata, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat di Desa Bantaragung, Kabupaten Majalengka.
(Red/ M.Sinung Restendy)