Gunungkidul Genjot Literasi: Perpustakaan Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Daerah |

Gunungkidul Genjot Literasi: Perpustakaan Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Daerah

By

Gunungkidul, gugat.id– Festival Literasi 2025 Gunungkidul mencapai puncaknya dengan diskusi bertajuk “Peran Perpustakaan dalam Menginspirasi Perubahan melalui Literasi untuk Kesejahteraan”. Acara yang digelar di Perpustakaan Daerah Gunungkidul ini menandai perubahan signifikan peran perpustakaan di Gunungkidul.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menjelaskan bahwa perpustakaan kini bertransformasi menjadi pusat kegiatan masyarakat yang inklusif. Festival selama 4 hari ini menampilkan pameran buku, talkshow, dan kegiatan seni budaya.

Perpustakaan bukan lagi sekadar tempat meminjam buku, tapi menjadi pusat kegiatan masyarakat. Di desa-desa, perpustakaan berkembang dengan kegiatan kewirausahaan, edukasi digital, hingga senam,” ujarnya.

Saat ini, 62 dari 144 desa di Gunungkidul telah memiliki perpustakaan berbasis inklusi sosial, dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menekankan pentingnya literasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.“Perpustakaan menjadi ruang belajar sepanjang hayat dan kolaborasi. Perpustakaan Melati Kalurahan Patuk bahkan mewakili DIY dalam lomba tingkat nasional,” ujarnya.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menggerakkan literasi di Gunungkidul. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Adin Bondar, menegaskan bahwa literasi adalah modal utama pembangunan nasional.

Negara maju memiliki SDM yang kuat melalui budaya baca dan literasi. Literasi bukan hanya membaca, tapi juga kemampuan berpikir kritis,” katanya. Adin juga mengingatkan tentang tantangan era digital yang dapat menyebabkan brain rot pada generasi muda.

Perpusnas terus memberikan dukungan kepada Gunungkidul, termasuk mobil perpustakaan keliling, pojok baca digital, dan ribuan buku bacaan. Tahun ini, 180 relawan literasi juga dibentuk di Gunungkidul.

Dalam acara ini, diumumkan para pemenang lomba literasi, antara lain : Lomba Bertutur: Liona Zahwatul Khanza (SD Sidorejo Semin) Lomba Resensi: Dwi Yuliana Sari (SMPN 3 Ponjong) Lomba Video Konten Literasi: Probo Dwi Atmono (SDN Candibari I Karangmojo)

Dengan berbagai upaya ini, Gunungkidul terus berupaya meningkatkan literasi sebagai kunci untuk mewujudkan kabupaten yang berdaya saing dan sejahtera.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!