Tegal, Gugat.id – Di bawah langit pagi yang cerah, halaman Mapolres Tegal Kota, Senin (13/10/2025), dipenuhi semangat kemanusiaan. Puluhan anggota Polri, ASN, dan masyarakat berbaris rapi, bukan untuk menjalankan tugas rutin kepolisian, melainkan untuk satu misi mulia: menyalurkan kehidupan melalui setetes darah.
Kegiatan donor darah yang digelar Polres Tegal Kota bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menebarkan kepedulian. Dengan antusiasme tinggi, peserta datang silih berganti, menunjukkan wajah-wajah yang penuh empati dan keikhlasan.

Kapolres Tegal Kota, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, dengan senyum tulus menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi panggilan hati untuk berbagi dengan sesama.
“Polri tak hanya menegakkan hukum, tapi juga aktif dalam misi kemanusiaan. Donor darah ini diharapkan membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi bukti bahwa kepedulian adalah bagian dari pengabdian kami,” ujarnya.
Lebih dari sekadar aksi sosial, kegiatan ini menjadi jembatan emosional antara Polri dan masyarakat. Dari total 69 yang mendaftar, Sebanyak 39 kantong darah berhasil terkumpul, sementara beberapa peserta lainnya belum memenuhi syarat kesehatan karena tekanan darah tidak stabil atau kadar hemoglobin yang rendah. Namun semangat mereka untuk berpartisipasi tetap menjadi energi tersendiri dalam kegiatan tersebut.
PMI Kota Tegal pun memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres Tegal Kota. Darah yang terkumpul dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah sakit, terutama di saat permintaan transfusi meningkat.
Bagi Polres Tegal Kota, donor darah ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan kemanusiaan berkelanjutan. Kapolres memastikan bahwa aksi seperti ini akan menjadi agenda rutin, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memperkuat sinergi dengan PMI dan masyarakat. “Setetes darah mungkin kecil, tapi di baliknya ada harapan, kehidupan, dan cinta kasih untuk sesama,” tutup AKBP I Putu dengan nada penuh makna.
Melalui kegiatan ini, Polres Tegal Kota membuktikan bahwa di balik seragam cokelat yang tegas, ada hati yang lembut dan tangan yang siap memberi. Karena sejatinya, menjadi pelindung masyarakat bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kehidupan.
Pewarta: R. Latief