Tegal, Gugat.id – Suasana tenang di Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, mendadak pecah oleh teriakan panik warga pada Minggu (07/12/2025) pagi. Seorang buruh harian lepas, Abdurokhman (39), tersengat listrik saat menebang pohon—insiden yang nyaris merenggut nyawanya dalam hitungan detik. Namun berkat respons kilat layanan darurat 110 dan aksi cepat warga, tragedi itu berubah menjadi momen penyelamatan yang dramatis.
Kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB. Abdurokhman, yang sudah bekerja sejak pukul 08.00 WIB, tengah memotong ranting pohon yang cukup rimbun. Tanpa disadari, salah satu bagian pohon yang ia tebang menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN. Seketika tubuhnya tersengat aliran listrik kuat dan ia terlempar jatuh dari ketinggian.
Melihat insiden itu, warga langsung berlari menuju lokasi. Dalam detik-detik krusial, mereka menggelar kasur untuk meminimalkan benturan saat korban terjatuh. Usaha spontan itu terbukti menyelamatkan, karena beberapa saat setelahnya Abdurokhman kembali sadar meski dalam kondisi lemah. Pertolongan pertama pun diberikan oleh warga yang sudah siaga sejak kejadian berlangsung.

Di saat bersamaan, saluran darurat 110 menerima laporan dari warga yang menyaksikan insiden tersebut. Tanpa menunda waktu, Personel Pamapta III Polres Tegal dipimpin IPDA Taufik Kusuma Wardhana, S.H., langsung meluncur menuju lokasi. Dengan langkah cepat, mereka melakukan pengecekan, mengamankan area sekitar kabel listrik, serta menggali keterangan saksi untuk memastikan kronologi kejadian.
Kehadiran aparat di lokasi memberikan rasa aman bagi warga sekaligus memastikan bahwa korban mendapatkan penanganan lanjutan dengan cepat. Respons kilat tersebut, menurut IPDA Taufik, merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang selalu siap menjaga keselamatan masyarakat dalam situasi darurat apa pun.
Polres Tegal kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di dekat instalasi kelistrikan. Risiko sengatan listrik dapat terjadi tanpa aba-aba, terlebih saat bersentuhan dengan pohon atau benda lain yang dapat menghantarkan arus. Polres juga menegaskan pentingnya penggunaan layanan darurat 110 sebagai jalur tercepat mendapatkan pertolongan ketika nyawa dipertaruhkan.
Pewarta : R. latief