Surakarta, gugat.id – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar upacara wisuda periode II tahun akademik 2025 di Pendopo Ageng GPH Djojo Kusumo, Kampus Kentingan, Solo, pada Rabu (15/10/2025). Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn., secara resmi mewisuda 578 lulusan dari berbagai program studi, mulai dari sarjana, sarjana terapan, magister, hingga doktor. (15 Oktober 2025)
Dalam laporannya, Rektor Bondet Wrahatnala menyampaikan bahwa dari total 578 wisudawan, sebanyak 184 lulus dengan predikat istimewa atau cumlaude. IPK rata-rata untuk program sarjana adalah 3,53 dengan masa studi maksimal 9 semester, program sarjana terapan 3,68 dengan masa studi maksimal 9 semester, program magister 3,85 dengan masa studi maksimal 4 semester, dan program doktor 3,87 dengan masa studi maksimal 8 semester.

Wisuda kali ini juga istimewa dengan kehadiran 8 wisudawan dari Program Studi di Luar Domisili (PDD) ISI Surakarta Embrio Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Sulawesi Selatan. Mereka terdiri dari 4 wisudawan program studi Film dan Televisi serta 4 wisudawan program studi Desain Interior.
Masa studi tercepat diraih oleh wisudawan program sarjana dengan 3 tahun 7 bulan, program sarjana terapan 3 tahun 9 bulan, program magister 1 tahun 10 bulan, dan program doktor 2 tahun 9 bulan. Sementara itu, perolehan IPK tertinggi diraih oleh wisudawan program sarjana dengan 3,95, program sarjana terapan 3,96, program magister 3,98, dan program doktor 3,92.
Sejak masih berstatus Akademi Seni Karawitan Indonesia Surakarta, Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta, hingga menjadi Institut Seni Indonesia Surakarta, jumlah lulusan yang telah dihasilkan mencapai 9.527 orang, terdiri dari ahli madya, seniman karawitan, sarjana seni, sarjana terapan seni, magister, dan doktor.
Dalam sambutannya, Rektor Bondet Wrahatnala menyampaikan pesan inspiratif kepada para wisudawan. “Wisuda kali ini bukan hanya sebagai perayaan keberhasilan akademik, tetapi juga titik tolak bagi kalian untuk menapaki dunia yang penuh peluang dan tantangan baru,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa lulusan ISI Surakarta memiliki amanah besar untuk menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat, penjaga nilai-nilai budaya bangsa, dan pionir dalam menggabungkan kreativitas seni dengan kemajuan teknologi digital.
“Di era modern yang serba digital ini, teknologi informasi membuka ruang baru bagi seniman untuk berinovasi dan mengekspresikan ide secara luas. Gunakanlah kesempatan ini untuk memperluas jangkauan karya kalian, membangun jejaring, dan memberi dampak positif melalui seni,” pesan Rektor.
Rektor Bondet Wrahatnala berharap para wisudawan dapat menyambut fase baru kehidupan dengan keberanian dan optimisme, serta menjadi pencipta dan pelestari keindahan, pembawa inspirasi, dan penyebar nilai-nilai kemanusiaan melalui karya-karya mereka.